Tue,25 September 2018


Mantan Kades Pangumbahan Sukabumi Dihukum Pidana 4 Tahun

Indofakta 2018-05-16 16:08:45 Hukum / Kriminal
Mantan Kades Pangumbahan Sukabumi Dihukum Pidana 4 Tahun

BANDUNG -  Pengadilan Tipikor Bandung melalui Majelis Hakim yang diketuai I Dewa Gede Suarditha, SH menghukum mantan Kepala Desa Pangumbahan Kabupaten Sukabumi selama 4 (empat) tahun dikurangi terdakwa selama dalam masa tahanan. Hukuman tersebut lebih ringan 2 (dua) tahun dari Tuntutan JPU (Jaksa Penuntut Umum) Isnan Herdian, SH, dkk yang sebelumnya menuntut selama 6 (enam) tahun. 

 

Hukuman untuk terdakwa masih ditambah yaitu  pidana denda sebesar Rp200 juta subsider 3 (tiga) bulan kurungan. Selain itu harus mengganti kerugian negara sebesar Rp209.895.131,6. Bila terdakwa tidak membayar, maka harta benda milik terdakwa disita untuk dilelang. Bila tidak mencukupi maka terdakwa diharuskan menjalani kurungan selama 3 (tiga) bulan. 

 

Dalam hal ini Majelis Hakim setuju dengan tuntutan JPU yaitu terdakwa dikenai Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 Tentang PTPK (Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi) jo. UU No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan UU No. 31 Tahun 1999 Tentang PTPK jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana sesuai dengan dakwaan primer. Adapun alasan JPU menuntut terdakwa sesuai dengan dakwaan primer karena terdakwa belum mengembalikan uang pengganti yang merupakan kerugian Negara. 

 

Terdakwa Subowo, Amd bin Amin diajukan ke muka persidangan karena melakukan tindak pidana korupsi dana desa. Meski sejak awal sebelum pencairan dana desa ke-1 diterima oleh terdakwa ternyata telah terlebih dahulu dilakukan pemangkasan oleh Burhanudin, bahkan dalam BAP diketahui Burhanudin telah menggunakannya sebesar Rp101.000.000,- dengan dalih mengganti biaya kegiatan pemerintahan.

 

Status Burhanudin saat itu menjabat selaku PJS Desa Pangumbahan dari bulan Januari s/d bulan Mei 2016. Dengan demikian seharusnyabertanggung jawab adalah Burhanudin dan Badruhanan yang telah melakukan pemangkasan dengan dalih yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Baik JPU maupun terdakwa masih pikir-pikir atas Putusan tersebut. (Y CHS).

Berita Terkait


 Terbaru