Wed,18 July 2018


Pengembangan dan Pemanfaatan Hasil Litbang di KHDTK Alas Kethu Wonogiri

Indofakta 2018-05-16 16:04:59 Daerah
Pengembangan dan Pemanfaatan Hasil Litbang di KHDTK Alas Kethu Wonogiri

WONOGIRI -- Expose dan pencanangan pengembangan dan pemanfaatan hasil litbang di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Alas Kethu Wonogiri, Jawa Tengah, diperlukan sebagai wahana penyebarluasan hasil litbang di tingkat tapak. 

 

KHDTK dipilih sebagai show window hasil litbang yang bisa dijadikan model pengembangan dan pemanfaatan hasil litbang yang bermanfaat bagi pengguna.

 

KHDTK Wonogiri sangat berpotensi sebagai show window hasil litbang bidang konservasi sumber daya genetik, bioteknologi dan pemuliaan jenis-jenis tanaman penghasil bahan baku industri, kayu pertukangan dan kayu energi serta hasil hutan bukan kayu.

 

Karena letaknya yang strategis dan aksesibilitas jalan yang sangat bagus dan jaraknya yang hanya 2 km dari kota Wonogiri, diperlukan pengelolaan secara terpadu meliputi berbagai aspek permasalahan di bidang kehutanan yang terkait dengan hutan penelitian sebagai laboratorium penelitian, produksi, lingkungan dan sosial ekonomi, tanpa meninggalkan peran serta masyarakat dan stakeholders yang ada. 

 

Berkenaan dengan hal itu, diusulkanlah model pengembangan pemanfaatan hasil penelitian pengembangan di KHDTK Wonogiri, didukung para peneliti BBPPBPTH, pihak manajemen dan beberapa stakeholders sebagai media untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang konservasi sumber daya genetik, bioteknologi dan pemuliaan tanaman. 

 

Kegiatan ini selaras dengan visi misi Kabupaten Wonogiri tahun 2016-2021, adalah membangun Wonogiri sukses, berbudaya, berkeadilan, berdaya saing dan demokratis.

 

Pembangunan Kabupaten Wonogiri merupakan bagian integratif dari pembangunan Propinsi Jawa Tengah. Untuk itu, maka pembangunan jangka panjang Kabupaten Wonogiri adalah mewujudkan daerah dan masyarakat Wonogiri yang sejahtera, bermartabat, dan berdaya saing sebagai landasan bagi tahap pembangunan selanjutnya.

 

Ada empat nilai positif dan harapan agar semua melalui kegiatan pencanangan ini, di antaranya informasi hasil riset atau iptek perbenihan dan pengelolaan sumber benih yang sudah tersertifikasi dapat tersebarluaskan kepada pengguna dan masyarakat umum secara luas. Sehingga diharapkan dapat mendukung kebutuhan pemenuhan sumber benih unggul di hutan tanaman di Indonesia. 

 

Terwujudnya pelestarian budaya lokal, tumbuhnya tempat wisata baru diikuti dengan tumbuhnya berbagai usaha kecil yang berkembang di wilayah secara otomatis peningkatan kesejahteraan akan meningkat.

 

Pengembangan model akan melibatkan masyarakat sehingga menciptakan peluang usaha masyarakat sekitar untuk penyediaan jasa terkait wisata seperti konsumsi, transportasi, guide, dan lain-lain. 

 

Selain itu, diharapkan dapat bersinergi dengan pengembangan usaha jasa lingkungan yang dikembangkan oleh Dinas Pariwisata serta lembaga Diklat yang ada di Kabupaten Wonogiri.

 

Mempercepat tercapainya program Pengembangan Hasil Litbang dan Wisata Ilmiah di KHDTK Wonogiri dan peningkatan kunjungan wisatawan di Kabupaten Wonogiri Provinsi Jawa Tengah.

 

Keempat nilai positif di atas, dapat dicapai apabila ada sinergi dan kolaborasi antar pihak terkait (stakeholder) dalam pengelolaan KHDTK Alas Kethu Wonogiri. 

 

Dan diharapkan model ini dapat menjadi percontohan dalam pengembangan dan pemanfaatan KHDTK-KHDTK lain di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

 

Ekspose dan pencanangan model pengembangan dan pemanfaatan hasil litbang di KHDTK Alas Kethu dihadiri oleh Bupati Wonogiri Provinsi Jawa Tengah, Kepala Badan Litbang dan Inovasi KLHK, Sekbadan Litbang dan Inovasi, Kepala Divisi Regional Perum Perhutani Jawa Tengah, Yogyakarta.(affan)

Berita Terkait