Wed,17 October 2018


Benget Manahan Silitonga : Pemilih diwajibkan Mengisi Form C7 KWK

Indofakta 2018-05-01 06:15:16 Politik
Benget Manahan Silitonga : Pemilih diwajibkan Mengisi Form C7 KWK

BERASTAGI-Sebelum melakukan pencoblosan dilakukan di Tempat Pemungutan Suara (TPS), pemilih diwajibkan mengisi Form C7 KWK (daftar hadir) yang selama ini form C7 KWK itu diisi oleh petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) .



"Selain mengisi form C7 KWK sendiri ,pemilih harus membawa surat
undangan form C6 KWK ,KTP El dan Surat keterangan (Suket)," kata
Komisioner KPU Sumut Divisi Teknis Ir Benget Manahan Silitonga ketika
menjadi narasumber pada kegiatan Media Gathering KPU Sumut, Senin
(30/4/2018) di Hotel Mikie Holiday Berastagi Tanah Karo.



Dijelaskan Benget aturan itu tertuang dalam Peraturan KPU RI Nomor 8
Tahun 2017 dan itu akan berlaku pada pencoblosan Pilgubsu 27 Juni 2018
mendatang.



"Ini yang harus kita sampaikan ke masyarakat agar ketika masuk ke TPS
sudah tahu apa tugasnya sebab selama ini pengisian form C7 KWK itu
diisi oleh petugas KPPS," kata Benget.



Selain itu kata Benget persoalan pengisisn form C7 KWK ini menjadi
dilematis ketika pemilih menyerahkan kepada petugas KPPS menyerahkan
pengisian itu dan bagaimana ketika hal ini dilihat oleh petugas
pengawas pemilu ini yang akan menjadi persoalan ." Hal ini harus kami
sampaikan kepada masyarakat melalui wartawan," kata Benget.



Benget memprediksi akan ada  waktu yang termakan  untuk mengisi form C7 KWK itu.



Mengenai kewajiban pemilih untuk membawa KTP-el dan Suket itu Benget
menjelaskan merupakan usulan dari Anggota DPR yang tujuannya adalah
untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan form C6 oleh orang yang
tidak berhak makanya pemilih harus menunjukkan KTP-el dan Suket selain
form C6 itu.(Raf)

Berita Terkait


 Terbaru