Sun,22 July 2018


Amcor UMY Gelar Workshop Pembelajaran Sains

Indofakta 2018-04-26 18:29:19 Edukasi
Amcor UMY Gelar Workshop Pembelajaran Sains

BANTUL -- American Corner (Amcor) UMY bekerjasama dengan Kedutaan Besar Amerika Jakarta mengadakan workshop on Science Technology, Engineering and Mathematics (STEM) dengan tema “Engaging Method in Teaching Science” pada Kamis (26/4/2018) di ruang sidang perpustakaan UMY, diikuti guru eksakta sekolah menengah di Bantul dan calon guru. 

 

Materi dalam workshop disampaikan Ed Sobey, Ph.D selaku president northwest invention center. Menurut Ed Sobey, “fun learning” bagi siswa untuk mempelajari sains sangatlah dibutuhkan. "Kebanyakan siswa enggan belajar sains bila dengan metode yang membosankan," papar Ed Sobey.

 

Scott E. Hartman, seorang diplomat Kedutaan Besar Amerika -- spesialis keterlibatanpublik regional -- mengungkapkan, pembelajaran sains sangat penting untuk dikembangkan dalam metode pembelajarannya. 

 

Dikatakan Scott E Hartman, seorang guru haruslah bisa membuat suasana kelas menjadi menyenangkan bila belajar sains. “Inovasi dari mekanisme pembelajaran sains bagi siswa sangatlah dibutuhkan," kata Scott yang menambahkan bagaimana guru membantu siswa mempelajari sains dengan cara yang menyenangkan, juga sangat penting diperhatikan oleh para guru.

 

Scott juga mengungkapkan, sains merupakan sebuah pembelajaran dari sebuah kesalahan. "Karena tanpa adanya kesalahan dalam praktik sains, maka sains tidak terbentuk," terang Scott.

 

Scott menambahkan, sains dapat memberikan sesuatu yang menarik bagi siswa dan akan membuat siswa lebih penasaran dengan mata pelajaran sains tersebut. 

 

Bagi Scott, dalam belajar sains tidak melulu harus menggunakan peralatan yang teknikal. Dengan menggunakan mekanisme dasar pun, menurut Scott, siswa dapat mempelajari sains. 

 

Kali ini, Scott juga memberikan gambaran penggunaan bahan bekas untuk melakukan uji coba sains. “Kami ingin, selain dari belajar sains yang menyenangkan, para guru dapat memanfaatkan barang bekas di sekitarnya untuk melakukan penerapan sains yang fun,” jelas Scott.

 

Guru-guru dan calon guru yang ikut acara itu, merasa bangga. Karena pembelajaran ini nantinya akan dipraktikkan dalam metode pembelajaran di sekolah, namun hanya sebatas ice breaking atau selingan saja. Kegiatan itu memberikan tambahan wawasan bagi guru yang ikut dalam workshop tersebut. (Affan)

 

 

Berita Terkait