Afnan Hadikusumo Balon Anggota DPD RI 2019-2024 dari Muhammadiyah DIY

 Mon,20 August 2018


Afnan Hadikusumo Balon Anggota DPD RI 2019-2024 dari Muhammadiyah DIY

Indofakta 2018-04-26 09:08:40 Politik
Afnan Hadikusumo Balon Anggota DPD RI 2019-2024 dari Muhammadiyah DIY

YOGYAKARTA -- Sesuai dengan cita-cita founding fathers negeri ini, Indonesia diharapkan dapat tumbuh menjadi negara demokrasi yang menjadi manifestasi permusyawaratan rakyat, dengan didasari oleh nilai-nilai mulia yaitu nilai ketuhanan, keadilan, persatuan dan kemanfaatan yang luas bagi seluruh rakyatnya.

 

"Untuk mewujudkan demokrasi, memerlukan dukungan secara terus-menerus sesuai dengan peran dan kemampuan masing-masing elemen bangsa," kata Herry Zudianto, SE, Akt, MM, mewakili PWM DIY, Kantor KPU DIY Jl Ipda Tut Harsono no. 47, Muja Muju, Umbulharjo, Yogyakarta, Rabu (25/4/2018).

 

Sebagai salah satu pendiri negeri ini, menurut Parwoto, salah seorang pengurus PWM DIY, Muhammadiyah konsisten mengambil peran aktif dalam menunaikan tanggungjawabnya agar demokrasi yang didasari nilai-nilai mulia tersebut dapat senantiasa terwujud dari waktu ke waktu.

 

Dalam konteks itulah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY memandang penting untuk menjalankan peran aktifnya dalam membangun budaya demokrasi yang bertanggung jawab melalui penugasan wakilnya pada keanggotaan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali. 

 

"Sebuah komitmen yang telah dilakukan secara konsisten, bahkan sejak pertama kali terbentuknya kelembagaan DPD RI," tandas Herry Zudianto.

 

Melalui mekanisme penjaringan aspirasi dari seluruh warga Muhammadiyah sejak dari tingkat Ranting, Cabang, Daerah (kabupaten dan kota) hingga Wilayah (provinsi) -- kemudian disahkan melalui musyawarah Pimpinan Wilayah Khusus PWM DIY -- ditetapkanlah nama Drs Muhammad Afnan Hadikusumo sebagai Calon Anggota DPD RI periode 2019-2024 dari Muhammadiyah DIY.

 

Melalui keputusan Musypimwilsus, disampaikan Afnan Hadikusumo, PWM DIY beserta segenap warga Muhammadiyah di seluruh DIY memantapkan harapan agar dirinya dapat membawa aspirasi. "Tidak hanya bagi warga Muhammadiyah semata, tetapi juga bagi setiap warga masyarakat demi kemajuan berbagai aspek pembangunan di DIY," tandas Afnan Hadikusumo.

 

Dan lebih penting daripada itu, dalam konteks berbangsa, Muhammad Afnan Hadikusumo telah disiapkan sebagai kader bangsa dari Muhammadiyah, yang telah terbukti kiprahnya. Sehingga masih diharapkan untuk bisa terus aktif terlibat membangun serta memperkuat pilar demokrasi negeri ini yang berlandaskan nilai-nilai mulia secara berkesinambungan dari masa ke masa.

 

Sampai dengan Rabu (25/4/2018) warga Muhammadiyah DIY dan segenap ortom -- termasuk Aisyiyah -- telah mengumpulkan lebih dari 30.000 KTP dukungan, yang hal itu menunjukkan kesadaran politik warga Muhammadiyah DIY untuk memberi kontribusi terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. 

 

Dan pada saat ini, demi untuk memenuhi syarat minimal dukungan 2.000 KTP, maka PWM DIY hanya membawakan sebanyak 200 persen lebih dari minimal tersebut, yaitu 4.502 foto copy KTP.

 

Oleh karena itu, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, Pimpinan Wilayah Aisyiyah DIY, Pimpinan ortom Wilayah DIY, Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-DIY -- mewakili seluruh warga Muhammadiyah DIY -- menyampaikan syarat dukungan untuk Muhammad Afnan Hadikusumo sebagai bakal calon anggota DPD RI 2019-2024 Dapil DIY dan siap memenangkannya.

 

Muhammadiyah selalu mendorong kadernya dalam ajang DPD untuk menuju Indonesia yang demokratis. DPD mengawal aspirasi daerah sehingga berasal dari unsur masyarakat, bukan parpol. Kalau parpol garisnya sudah jelas, yakni DPR dari tingkat daerah hingga pusat.

 

"Sebagai unsur masyarakat, Muhammadiyah memiliki tanggung jawab," jelas Saleh Tjan, anggota Lembaga Hukum dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Kamis (26/4/2018).

 

Dalam kurun waktu dua Minggu PWM DIY berhasil menjaring 30 ribu dukungan. Namun yang diunggah dalam Sistem Informasi Perseorangan Peserta Pemilu (SIPPP) hanya 4.502 dukungan. "Hal itu agar memudahkan proses verifikasi," tandas Saleh Tjan.

 

Berkaitan hal itu, Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan, mengaku sudah menyiagakan petugas verifikasi hingga menambah ruang penerimaan berkas di hari terakhir pendaftaran DPD.

 

Dijelaskan Hamdan, untuk pemeriksaan berkas dukungan untuk satu orang bisa menghabiskan waktu 4 jam. (Affan)

Berita Terkait