Pencarian Berita


Tumbuhkan Kepercayaan Masyarakat, Kaban Diklat: Bangun Kantor Estetika

Tumbuhkan Kepercayaan Masyarakat, Kaban Diklat: Bangun Kantor Estetika

JAKARTA- Membangun kepercayaan publik harus dimulai dari diri sendiri, tingkatkan kinerja, tanggung jawasb bersama dan nilai jual ( kepercayaan masyarakat pada insitusi-red ) ini salah satu bentuk merubah mindset berfikir kita agar peduli, peduli terhadap lingkungan.

 

“Jadi kalau kita dimana bekerja disitu tempatnya priuk mencarai nafkah kita, kalo kantornya estetika, ruangannya estetika atau lingkungannya tidak baik itu pasti berpengaruh kepada rasa nyaman, kinerja, system cara pandang,” kata Kepala Badan Diklat ( Kaban Diklat ) Kejaksaan RI Setia Untung Arimuladi didampingi Kabid Program Mapim Fri Hartono saat menyampaikan  ceramah dan pembekalan dihadapan para peserta Diklat Revolusi Mental pelayanan public bagi pejabat eselon IV angkatan 3 dan 4 yang berlangsung di lantai 6 ( enam ) Aula Adhyaksa Loka,Badan Diklat Kejaksaan RI ( Kampus B ) Jakarta, Kamis ( 19/4/18 ).

 

Untung mencontohkan, di Badiklat kampus B selain ada Diklat Kepemimpinan tingkat III dan IV juga ada kegiatan kepenyelenggaraan Diklat dari luar yaitu Diklat Penterjemah,Diklat tersebut merupakan program Sekretaris Kabinet ( Seskab ).

 

“ Seskab juga menyelenggarakan Diklat disini ( Badiklat Kejaksaan –Red ) berarti laku dijual ( kepercayaan public-red ),” pungkasnya. 

 

Jadi rekan-rekan tambahnya, dilapangan bagaimana caranya bisa mempromosikan kantornya untuk laku dijual ( artinya kepercayaan public-red ), dari tahun ketahun itu selalu pimpinan mengatakan, bagaimana memberikan citra kejaksaan, bagaimana memulihkan kepercayaan public, karena dari ukuran para meter tidak pernah mau dijual,” Padahal banyak karya yang bagus,” ungkapnya.

 

 Bahkan, untuk memperjuangkan nilai nilai kinerja Kejaksaan, Kaban Diklat bersama Wakil jaksa Agung dan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus belum lama ini mendatangi kantor MenPAN dan RB, diharapkan kemampuan para peserta dalam mengikuti berita-berita yang menarik khususnya tentang kinerja  Kejaksaan.

 

Ditegaskan,apa yang diperoleh di Badan Diklat Kejaksaan peserta Diklat Revolusi Mental angkatan 3 dan 4 ini minimal pertahanan diri kita, untuk mempertahankan Integritas, agar kita punya ketajaman indra ke 6 ( enam ) dalam melaksakan tugas,” Karena tugas Jaksa semua menyerempet bahaya,”tegasnya.

 

Lebih lanjut Kaban Diklat mengingatkan,kalao ketajaman kita lemah ‘ bahaya’ kita harus ingat,” Ketajaman indra ke 6 kita bisa diasah mana kala kita akan berbuat harus kepada nama baik diri sendiri, setelah itu nama baik keluarga, nama baik institusi setelah itu nama baik Negara dan sahabat,” bebernya. 

 

Selain itu Kaban Diklat juga memberikan banyak pembekalan tugas-tugas dilapangan kepada kasi intel kasubagbin,kasi pidum ,kasi pidsus dan semua bidang Kejaksaan terkait dengan semua kegiatan. ( Zer )