Wed,17 October 2018


Kalah di Pengadilan Hubungan Industrial,PT.Foresindo Sumber Alam jaya Diminta Patuhi Putusan

Indofakta 2018-04-11 18:18:17 Daerah
Kalah di Pengadilan Hubungan Industrial,PT.Foresindo Sumber Alam jaya Diminta Patuhi Putusan

DEMAK -- Gugatan Pengadilan Hubungan Industrial Semarang, yang dilayangkan oleh PT.  Foresindo Sumber Alam Jaya akhirnya dimenangkan oleh buruh itu sendiri.

 

Kemenangan para buruh di PHI itu terkait dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan alasan efisiensi sejak pertengahan tahun 2017 lalu. Dalam Putusan Perkara No. 36/ Pdt. Sus-PHI/2017/PN. Smg,  Majelis Hakim mengabulkan gugatan para penggugat untuk sebagian, sebagimana diucapkan Ketua Majelis Hakim, Moch.  Zaenal Arifin, SH  pada saat sidang putusan Selasa, 27 Maret 2018.



Sesuai dengan amar putusan yang telah dibacakan pada saat persidangan,
akhirnya Majelis Hakim menghukum Penggugat untuk membayar total uang
pesangon sebesar Rp. 122.105.000,- (Seratus dua puluh dua juta,
seratus lima ribu rupiah) kepada para Tergugat dari pihak buruh yang
berjumlah 6 orang .



“Bagi kami, kemenangan ini sebuah kebenaran perjuangan buruh yang
sebenarnya, karena kami berjuang dengan semangat hati nurani. Saya
berharap, kemenangan ini menjadi motivasi kepada semua buruh supaya
tidak takut lagi untuk menyuarakan kebenaran, karena kalau kita hanya
diam saja, maka kita akan terus ditindas,” tegas Sukini mewakili teman
temanya berapa waktu lalu.



Sukini juga menjelaskan, kasus PHK terhadap dirinya dan kawan – kawan
di PT. foresindo Sumber Alam Jaya dimulai sebelum lebaran tahun 2017
kemarin, dimana dirinya dan ke lima teman temannya dipanggil ke
mangemen utk diliburkan tanpa ada kompensasi apapun, setelah melalui
proses mediasi, tripartit dan lain sebagainya dia dan teman temannya
malah di gugat oleh perusahaan.



Ahmad Zaini Advokat Publik LBH Demak Raya berharap manajemen
perusahaan PT. foresindo Sumber Alam Jaya untuk melaksanakan putusan
dari pengadilan tanpa melakukan upaya hukum lagi karena kasus ini
sudah lama dan hampir 1 tahun lebih” katanya.



Sementara itu Kepala Kantor LBH Demak Raya Nanang Nasir mengucapkan
selamat kepada 6 pekerja yang telah memenangkan perkara ini.



“Ini kemenangan untuk keadilan, ini kemenangan untuk kebenaran dan ini
kemenangan untuk hatinurani. Kemenangan ini harus menjadi motivasi
khususnya buat pekerja PT. Foresindo Sumber Alam Jaya untuk tidak
takut lagi dalam memperjuangkan kebenaran," bebernya.



Nanang juga memberikan pesan semangat agar pekerja tidak lagi diam
ketika ditindas, untuk bersama-sama meneguhkan solidaritas dan untuk
tidak menyerah pada tindakan semena-mena yang mungkin dilakukan oleh
manajemen perusahaan. Kepada pekerja di PT. Foresindo Sumber Alam Jaya
yang belum berserikat, Nanang juga menyarankan untuk segera
mendaftarkan diri dan bergabung menjadi anggota Serikat pekerja.



“Seluruh pekerja harus bersatu dan bersama-sama dalam memperjuangkan
hak normatifnya, tegas Nanang. Keadilan harus diperjuangkan, bukan di
diamkan. Keadilan harus direbut bukan diam menjadi pengecut. Ataukah
anda (pekerja) akan ikut menjadi bagian dari ketidakadilan itu
sendiri,” pungkas Nanang



Sementara itu Suparjan Koordinator Pekerja yang juga menjadi salah
satu dari pekerja yang digugat, menyambut gembira Putusan Majelis
Hakim tersebut.



Parjan menegaskan bahwa ia dan kawan kawannya dalam menyikapi
kemenengan ini,  akan tetap menagih pada perusahaan, parjan berharap
agar hubungan industrial di PT. Foresindo Sumber Alam Jaya menjadi
baik tidak semena mena dan di dasarkan pada peraturan perundang
undangan yang berlaku" tutupnya.( Nir /Zer )

Berita Terkait


 Terbaru