Thu,26 April 2018


Tak Laksanakan Tugas, Dikbud di Desak Copot Kepsek SMPN 42

Indofakta 2018-04-04 15:35:28 Edukasi
Tak Laksanakan Tugas, Dikbud di Desak Copot Kepsek SMPN 42

HALMAHERA SELATAN - Sudah dua bulan lebih Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 42 Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) desa Orimakurunga kecamatan Kayoa Selatan, Ade Mutari tak lagi melaksanakan tugas dan saat ini yang bersangkutan tidak berada ditempat. Akibatnya aktifitas belajar mengajar di sekolah tersebut jadi terbengkalai, termasuk persiapan Ujian sekolah yang saat ini juga belum dilakukan.

 

"Iya kami guru-guru juga bingung mau bikin persiapan ujian. Pak Kepsek juga tidak ada ditempat,"ujar salah satu guru yang enggan namanya dipublis .

 

Para orang tua siswa pun khawatir anak-anak mereka tidak bisa ikut ujian sebab sampai saat ini tidak ada persiapan pemantapan pelaksanaan ujian yang akan berlangsung, Senin (9/4) mendatang.

 

Tokoh masyarakat desa Orimakurunga, Samsudin Sidik kepada media ini mengatakan, mestinya menjelang pelaksanakan Ujian baik Ujian Sekolah maupun Ujian Nasional, Kepsek harus berada ditempat sehingga ada persiapan menjelang pelaksanaan Ujian tersebut, terutama persiapan materi ujian dan sebagainya.

 

"Tapi yang bersangkutan ini sudah dua bulan lebih tidak berada ditempat entah kemana. Para siswa maupun orang tua wali murid resah karena tak ada pemantapan jelang UN,"ujarnya Rabu (4/4).

 

Atas kinerja Kepsek yang sudah dua bulan meninggalkan tugas tersebut, pihaknya mendesak agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Halsel segera mengambil langkah tegas, sebab jika dibiarkan, bisa jadi para siswa di sekolah tersebut tak bisa ikut ujian.

 

"tentu ini sangat merugikan siswa di sekolah tersebut. Mereka tidak ada persiapan, sehingga bisa jadi mereka tidak akan lulus nanti. Bagaimana ada persiapan dan pemantapan sebelum ujian, sementara Kepsek sudah dua bulan lebih menghilang,"tandasnya.

 

Selaku tokoh masyarakat, pihaknya mengecam tindakan Kepsek yang lari dari kewajibannya. Pihaknya mendesak agar Dinas Dikbud Halsel mengambil langkah tegas dengan mencopot yang bersangkutan.

 

"Saya mengecam tindakan kepsek yang lari dari kewajibannya menyiapkan materi UN bagi anak didiknya. Saya mendesak Kadikbud segera mengambil tindakan tegas dengan mengganti yang bersangkutan agar persiapan UN bisa berjalan lancar. Jika ini dibiarkan pihak Dikbud, saya khawatir seluruh peserta UN tak lulus,"imbuhnya. 

 

Sementara itu, terkait persoalan ini, Sekretaris Dinas Dikbud Halsel, Umar Iskandar Alam dikonfirmasi Rabu (4/4), tidak menggubrisnya. Dihubungi melalui ponselnya tidak ada jawaban. Pesan konfirmasi melalui WhatsApp pun tidak dibalasnya. (Iron)

Berita Terkait