Thu,26 April 2018


Kunjungi RS PKU Muhammadiyah Gamping Puan Jenguk Pasien

Indofakta 2018-04-03 19:44:35 Kesehatan
Kunjungi RS PKU Muhammadiyah Gamping Puan Jenguk Pasien

SLEMAN -- Dalam kunjungan kerjanya selama sehari di Daerah Istimewa Yoguakarta, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Puan Maharani, kunjungi RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Selasa (3/4/2018).

 

Sepeeti disampaikan Puan Maharani, melalui amal usahanya du bidang kesehatan, Muhammadiyah terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik baik masyarakat. 

 

"Salah satunya adalah melakukan kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial," kata Puan.

 

Sementara itu, ditambahkan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yang membidangi Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU), Agus Taufiqurrahman, bulan Maret 2018 lalu, PP Muhammadiyah melakukan penandatanganan kerjasama (MoU) dengan BPJS.

 

Kerjasama yang dilakukan itu, lebih kepada peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dan, sebelumnya, PP Muhammadiyah sudah melakukan kerja sama. "Namun kerja sama yang kedua ini lebih menguatkan lagi bentuk-bentuk kerja sama yang dilakukan antarkedua belah pihak,” kata Agus Taufiqurrahman. 

 

Diakui Puan, sistem pelayanan kesehatan merupakan sesuatu yang pelik. "Karena harus memadukan fungsi sosial dan bisnis," papar Puan.

 

Seperti terjadi pada sistem BPJS yang memberikan kemudahan pada pasien, namun dapat mengakibatkan defisit dalam pengelolaan dana operasional rumah sakit.

 

Dan, terkadang ada keterlambatan pembayaran oleh BPJS, yang kemudian menghambat pelayanan kesehatan. "Oleh karena itu, Muhammadiyah terus menjalin komunikasi dengan BPJS agar dapat meminimalisir keterlambatan pembayaran yang dapat berdampak pada pelayanan kesehatan,” tandas Agus.

 

Saat ini RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, telah memiliki fasilitas pelayanan jantung terpadu yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. Dan salah satu peralatan tersebut adalah Cath Lab, yang berfungsi sebagai tindakan diagnostik dan intervensi bagi pasien jantung.

 

Pasien yang membutuhkan pelayanan katerisasi jantung, dapat melakukan pemeriksaan terlebih dahulu melalui poliklinik jantung. "Di mana pasien akan menjalani beberapa pemeriksaan dari dokter spesialis jantung," jelas Agus lagi.

 

Nantinya, pasien akan menjalani beberapa tahapan pemeriksaan atas rekomendasi dokter spesialis jantung, yang meliputi pemeriksaan vital sign, pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, dan pemeriksaan radiologi.

 

Kemudian, pasien akan menjalani pemeriksaan echo cardiography (EEG) jika diperlukan. Tahapan selanjutnya, pasien akan menjalani treadmil stress test untuk mendeteksi adanya penyumbatan karena kelainan jantung koroner.

 

Hingga saat ini, pelayanan jantung terpadu yang dimiliki Rumah Sakit Muhammadiyah baru berada di RS PKU Gamping, Sleman. Akan menyusul kemudian, pelayanan jantung terpadu di RS Muhammadiyah Cempaka Putih dan RS Universitas Muhammadiyah Malang, Jatim. 

 

Sebelum meninggalkan RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Puan Maharani melihat ruang hemodialisa, IGD, poliklinik rawat jalan, rawat inap kelas 3 dan ruang pelayanan jantung terpadu serta berdialog dengan pasien yang berobat. (Affan)

Berita Terkait