Tue,25 September 2018


Murid SD di Tasikmalaya diduga Jadi Korban Penganiayaan

Indofakta 2018-03-21 18:50:46 Hukum / Kriminal
Murid SD di Tasikmalaya diduga Jadi Korban Penganiayaan

TASIKMALAYA - Kekerasan Terhadap Anak di bawah umur di Kabupaten Tasikmalaya,Jawa Barat,kembali terjadi  bagaimana tidak, seorang murid SD yang masih duduk dibangku kelas 1, diduga menjadi korban penganiayaan orang dewasa yang juga merupakan orang tua dari salah seorang murid di SDN Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya,Jawa Barat.

Adalah RM(7 )bocah yang masih duduk di bangku kelas 1 SD  ini, harus menerima perlakuan kasar dari Ayah teman sekolahnya, hanya karena persoalan sepele dengan teman kelasnya, yang juga merupakan anak dari Pelaku.

 RM Warga Kampung Sukajadi, Desa Sukaraharja,Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya,kini masih shock dan tidak mau melanjutkan sekolah, karena masih trauma akibat penganiyaan yang dilakukan oleh salahastu orang tua temanya sendiri itu.

Kejadian tersebut berawal pada saat korban ,bertengkar dengan teman sekelasnya bernama (P),setelah rebutan buku Pelajaran, di salah satu Seloah Dasar Di Kecamatan Cisayong,yang berujung teman korban mengadu pada orang tuanya.

Orang tua teman korban yang tidak terima dengan kejadian pertengkaran,emosi dan langusng mendatangi sekolah.

Pelaku langsung masuk kedalam kelas kemudian mencekik serta menyeret korban keluar hingga 30 meter.

Skibatnya korban mengalami luka lebam di leher,serta luka lecet di sekujur tubuh.

Hari ini KPAID Kabupaten Tasikmalaya melaporkan langsung terduga atas inisial A yang diduga telah melakukan kekerasan pisik kepada anak  yang masih di bawah Umur Ujar
Ato Rinanto,Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya saat di tanya sejumlah Wartawan (21/3) di Mapolres Tasikmalaya Kota uasi Lakukan Laporannya.

Lebih Lanjut Ato Menuturkan," kami terima laporan bahwa pelaku tersebut di duga melakukan pencekikan kemudian setelah di cekik anak itu di banting dan anak itu di jingjing  sepanjang 30 meter dan hari ini kami atas nama KPAID Kabupaten Tasikmalaya melaporkan ke Unit PPA Polres Tasikmalaya Kota Paparnya.

Masih kata Ato Rinanto,"karena korban merupakan anak yatim hanya tinggal dengan neneknya yang sudah lansia, pelaporan di wakili oleh KPAID jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Dadang Sugiantoro,SH.MH menuturkan kepada sejumlah Wartawan," jadi baru kemarin kita menerima laporan dari KPAID Kabupaten Tasikmalaya terkait dengan kekerasan terhadap anak di bawah umur pelaku adalah merupakan orang tua dari teman korban" tuturnya.

Kasat Reskrim Menambahkan," korban kelas satu SD ya berawal dari antara korban dengan anak pelaku cek cok kemudian dari anak mengadu pada orang tua dan orangnya tidak terima dan melakukan kekerasan terhadap anak tersebut Imbuhnya.

Setelah mendapatkan laporan dari KPAID, Satuan Perlindungan Anak Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, akan segera memanggil pelaku untuk dilakukan pemeriksaan. (Andri)

Berita Terkait