Sat,21 April 2018


Lsm BPI-KPKNPA RI Jabar Aktip Kampanyekan Pencegahan Korupsi

Indofakta 2018-03-20 21:45:50 Daerah
Lsm BPI-KPKNPA RI Jabar Aktip Kampanyekan Pencegahan Korupsi

BANDUNG - LSM BPI-KPKNPA RI (Lembaga Swadaya Masyarakat Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran) Provinsi Jawa Barat melalui Ketuanya Yunan Buwana menanggapi pengumuman dari KPK bahwa BPI KPNPA RI tidak bekerjasama dengan KPK, dengan ini kami  menyampaikan sebagai berikut : 
1. Bahwa BPI KPNPA RI JABAR  tidak ada kerjasama dengan KPK 
2. BPI KPNPA RI JABAR adalah sebagai LSM yang Independen yang aktip dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi, dalam kegiatannya BPI KPNPA RI JABAR sudah beberapa kali menggelar acara workshop, yang dihadiri oleh POLRI, KEJAKSAAN DAN KPK pelaksanaan kegiatan workshop yang telah kami laksanakan tersebut sbb :

*).  Kota Bandung di Hotel Benua pada Tgl. 27 Desember 2016 dihadiri dari Dit. Dumas KPK
*). Kabupaten Bandung Di Hotel Sutan Raja Tgl. 26 Juli 2016 dihadiri dari Dit. Dumas KPK
*). Kota Bandung Hotel Horison Tgl. 19 Mei 2017 dihadiri dari Dit. LHKPN KPK
*). Banten Di Pendopo Gubernur pada Tgl. 17 Januari 2019 dihadiri dari Dit. Dumas KPK

Hal tersebut disampaikan Ketua LSM BPI-KPKNPA RI Provinsi Jawa Barat kepada indofakta online (20/3/2018). Menurut Pegiat Anti Korupsi itu, 
Pihak KPK bisa mengecek sendiri dari database yang ada di KPK apakah benar kegiatan kami tersebut  dan bukan hanya dari KPK yang hadir tapi dari Kepolisian dan Kejaksaan pun turut hadir.

Kami sudah mengirim surat ke Pak Laode Muhammad Syarif untuk permohonan maaf atas keteledoran kami, tidak ada maksud apa-apa dari kami. Hal tersebut hanya untuk mengkampanyekan gerakan anti korupsi di Jabar. Justru kami berani tampil  bersama KPK membela KPK dalam beberapa acara orasi menghadang pelemahan KPK di gedung KPK Jakarta.

Apakah yang sudah kami lakukan tersebut merugikan KPK ... ?  justru menurut kami turut membantu KPK,  tentunya sebatas kemampuan kami selaku lembaga swadaya masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di Jabar.

Kalau ada pihak pihak yang dirugikan oleh kami, justru kami memohon untuk segera melaporkannya ke pihak penegak hukum.

Boleh dicek di Kesbangpol di seluruh Kota/Kabupaten se Jabar apakah ada bantuan untuk lembaga kami. Selama ini lembaga kami independen..., semua dari anggota yang ada dan anggota  kami selektip dan kebanyakan berprofesi di bidang hukum.

Banyak laporan dari kami di KPK saya sudah lampirkan semua berkas berkasnya ke Pak Laode Muhammad Syarif boleh ditanya langsung ke KPK mengenai laporan laporan kami selama ini ke KPK, ujarnya 

Seyogyanya semua elemen masyarakat dirangkul dan diberi pendidikan anti korupsi  oleh KPK jangan seperti dimusuhi dan jangan dianggap merugikan karena semua laporan dugaan korupsi yang masuk ke KPK berasal dari masyarakat, musuh KPK yang sebenarnya adalah para Koruptor bukan kami, tandasnya. 

Pengumuman KPK melalui Laode Muhammad Syarif tersebut dimuat di twitter pada hari ini. Isinya antara lain menyebutkan bahwa KPK tidak bekerjasama dengan Lsm BPI-KPKNPA Provinsi Jawa Barat. (Y CHS).

Berita Terkait