Sat,21 April 2018


Dinas P3AP2K Sleman Gelar Pelatihan Konvensi Hak Anak

Indofakta 2018-03-20 21:44:17 Serba Serbi
Dinas P3AP2K Sleman Gelar Pelatihan Konvensi Hak Anak

SLEMAN -- Konvensi Hak Anak (KHA) merupakan wujud nyata atas upaya perlindungan terhadap anak agar hidup anak menjadi lebih baik dan lebih terjamin hak-hak  dasarnya. 

Untuk memberikan pemahaman itu, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) menyelenggarakan pelatihan Konvensi Hak Anak pada 19-20 Maret 2018 di Restoran Taman Pringsewu, Mulungan, Mlati, Sleman.

Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo, MSi, dalam sambutannya yang dibacakan AsekdaBidang Pemerintahan dan Kesra, Purwatno Widodo, menyampaikan, pelatihan Konvensi Hak Anak penting dilakukan untuk membangun kesadaran dalam pemenuhan hak-hak anak dari tingkat terkecil di masyarakat hingga level kabupaten. 

Selama ini, menurut Sri Purnomo, Pemkab Sleman berkomitmen untuk memberikan perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak di wilayah Kabupaten Sleman hingga di level kecamatan dan desa.

Menurut Sri Purnomo, pemerintah mempunyai kewajiban untuk memberikan jaminandan memastikan atas terpenuhinya empat kategori hak anak menurut konvensi hak dasar anak, yaitu hak kelangsungan hidup, hak perlindungan, hak tumbuh jembang, dan hak berpartisipasi. 

Bagi Pemerintah Kabupaten Sleman, perwujudan Kabupaten Layak Anak (KLA) merupakan sebuah gerakan yang massif untuk peduli terhadap anak serta memberikan bekal bagi masa depan mereka.

Kepala Dinas P3AP2KB, Mafilindati Nuraini, menjelaskan, pelatihan yang diikuti 100 orang terdiri dari kepala sekolah, pendidik, tenaga kependidikan Sekolah Ramah Anak, Kasi Pelayanan Desa, dan Ketua Tim Penggerak PKK Desa Ramah Anak, untuk memberikan pemahaman tentang perlindungan dan pemenuhan hak anak.

Pelatihan Konvensi Hak Anak sebagai bagian dari strategi pengembangan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Sleman bertujuan untuk membangun mindset stakeholder dan pemangku kepentingan yang berhubungan dengan perlindungan dan pemenuhan hak anak. 

"Melalui pelatihan ini, diharapkan semua pemangku kepentingan dan stakeholder bisa berperspektif hak anak dalam membuat kebijakan pembangungan di wilayahnya. (Affan)

Berita Terkait