Wed,18 July 2018


Lsm Jarak Laporkan Penyalagunaan Izin Green Apartemen Kosambi

Indofakta 2018-03-20 16:05:26 Hukum / Kriminal
Lsm Jarak Laporkan Penyalagunaan Izin Green Apartemen Kosambi

BANDUNG - Lsm Jarak (Jaringan Rakyat Anti Korupsi) melaporkan sejumlah pelangaran yang dilakukan oleh Management Green Apartement Kosambi Bandung.

Menurut Ketua Umumnya, R. Jaksa Gusnidar bersama Asep Irawan selaku Sekjend (20/3/2018), laporan tersebut ditujukan kepada Kadistaru (Kepala Dinas Tata Ruang) Kota Bandung. Laporan Pengaduan bernomor : 05/Peng/DPP-Jarak/E/III/2018 Hal : Pengaduan Pelanggaran Perijinan antara lain menyebutkan : "berdasarkan investigasi  telah banyak terjadi ketidaksesuaian antara gambar yang diajukan dengan fakta bangunan itu sendiri. 

Lsm Jarak mendesak agar pihak Pemkot (Pemerintah Kota) Bandung agar segera mengevaluasi kembali soal IMB (Izin Mendirikan Bangunan) The Green Apartemen Kosambi Bandung. Berdasarkan investigasi yang dilakukan pihaknya, telah terjadi 5 (lima) dugaan pelanggaran antara lain : 1. RTH (Ruang Terbuka Hijau) yang tidak sesuai berdasarkan aturan; 2. Dibangun sarana Genset namun KDL (Koefisien Dasar Lantai) dan KDB (Koefisien Dasar Bangunan) bertambah dari luasan yang diijinkan dalam IMB. Hal itu diakibatkan oleh pembangunan genset yang mengambil luasan peruntukan KDH; 3. Green Kosambi belum mempunyai ijin IPAL; 4. Ketinggian dari lantai dasar titik 0 seharusnya 70 meter namun kenyataannya lebih dan yang ke - 5 adalah belum mempunyai SLF (Sertifikat Layak Fungsi). Terbitnya SLF harus berdasarkan pada Gambar awal yang harus sesuai dengan kenyataan di lapangan. 

The Green Apartemen Kosambi telah mempunyai IMB Nomor : 503.44.2/2424/BPPT tertanggal 08 Oktober 2015. "Bila diperhatikan ketentuan yang diatur dalam IMB tersebut harus dievaluasi kondisi existingnya, dan kami yakin telah terjadi 5 pelanggaran seperti yang kami sebutkan," kata Asep Irawan. 

Laporan Pengaduan akan dilanjutkan ke Kejari Bandung dan instansi terkait lainnya. Kami akan terus mengawal  pelanggaran tersebut agar pembangunan di Kota Bandung semakin benar. Terhadap rencana pembangunan sejenis  lainnya, Lsm Jarak menghimbau agar mentaati semua aturan sesuai dengan perijinan yang diberikan. Demikian juga Aparat di lembaga terkait perijinan harus bekerja secara profesional dan bertanggung jawab, pungkas Sekjend Lsm Jarak itu. (Y CHS).

Berita Terkait