Wed,17 October 2018


Patut Diduga Kolusi Bila Green Apartemen Kosambi Peroleh SLF Sebelum Dioperasionalkan

Indofakta 2018-03-06 16:52:50 Hukum / Kriminal
Patut Diduga Kolusi Bila Green Apartemen Kosambi Peroleh SLF Sebelum Dioperasionalkan

BANDUNG - SLF (Sertifikasi Layak Fungsi) bagi Green Apartement Kosambi Bandung harus sudah di dapatkan sebelum di operasionalkan, itu syarat mutlak. Untuk mendapatkannya diperlukan sejumlah persyaratan. Bila pengembang tersebut  memperolehnya, patut diduga ada permainan, kolusi atau kongkalikong dengan pihak Pemkot Bandung.



Hal tersebut dipaparkan Aan Kandar Karnawan. Kepada indofakta online, Ketua Kajian Hukum Lsm Monitoring Community (6/3/2018) itu menyatakan,  "berdasarkan investigasi  telah banyak terjadi ketidaksesuaian antara gambar yang diajukan dengan fakta bangunan itu sendiri. Dalam hal ini, bila pihak Pemkot Bandung mengeluarkan SLF, perlu dipertanyakan. Kami mengingatkan pejabat yang berwenang untuk itu harus tegas dan tidak boleh main-main dalam hal pengawasannya karena selalu terjadi penyimpangan yang dilakukan oleh para pengembang. Tidak tegasnya pihak Pemkot Bandung dalam melaksanakan pengawasan, berkali-kali pihak kami mengingatkan kepada pihak Pemkot namun sayangnya tanggung jawab dan kewenangan itu dilempar-lempar seolah-olah saling tuding antar Dinas. Jika hal ini terus terjadi maka kami akan berpindah melaksanakan pengaduan kepada aparat penegak hukum yang berwenang, " ujar Aan melalui telpon sellulernya. 



Salah satu bukti yang baru ditemukan Lsm Monitoring Community adalah terdapat 
bangunan untuk PDAM. Tapi nampaknya palsu, bangunan tersebut hanya  buat kamuflase. Diduga keras The Green Apartement akan menggunakan Air Bawah Tanah lebih dari kapasitas yang diijinkan (lihat gambar). 



Sebagaimana telah diberitakan indofakta online sebelumnya, terjadi saling lempar tanggung di lingkungan Pemerintah Kota Bandung dalam hal pengawasan terhadap pembangunan Gedung The Green Apartemen Kosambi Kota Bandung. Dalam hal ini terlihat tidak kompaknya antara instansi dan personal terkait bidang tugasnya. 



Lsm Monitoring Community mendesak agar pihak Pemkot (Pemerintah Kota) Bandung agar segera mengevaluasi kembali soal IMB (Izin Mendirikan Bangunan) The Green Apartemen Kosambi Bandung. Berdasarkan investigasi yang dilakukan pihaknya, telah terjadi 5 (lima) dugaan pelanggaran antara lain : 1. RTH (Ruang Terbuka Hijau) yang tidak sesuai berdasarkan aturan; 2. Dibangun sarana Genset namun KDL (Koefisien Dasar Lantai) dan KDB (Koefisien Dasar Bangunan) bertambah dari luasan yang diijinkan dalam IMB. Hal itu diakibatkan oleh pembangunan genset yang mengambil luasan peruntukan KDH; 3. Green Kosambi belum mempunyai ijin IPAL; 4. Ketinggian dari lantai dasar titik 0 seharusnya 70 meter namun kenyataannya lebih dan yang ke - 5 adalah belum mempunyai SLF (Sertifikat Layak Fungsi). Terbitnya SLF harus berdasarkan pada Gambar awal yang harus sesuai dengan kenyataan di lapangan. 



The Green Apartemen Kosambi telah mempunyai IMB Nomor : 503.44.2/2424/BPPT tertanggal 08 Oktober 2015. "Bila diperhatikan ketentuan yang diatur dalam IMB tersebut harus dievaluasi kondisi existingnya, dan kami yakin telah terjadi 5 pelanggaran seperti yang kami sebutkan," katanya.(Y CHS).

Berita Terkait


 Terbaru