Wed,17 October 2018


Ditasik, Pasutri cetak dan edarkan uang palsu

Indofakta 2018-02-20 19:46:23 Hukum / Kriminal
Ditasik, Pasutri cetak dan edarkan uang palsu

TASIKMALAYA - Sepasang suami istri di Tasikmalaya,Jawa Barat nekad mencetak serta edarkan uang palsu,bersama komplotanya.

 

Polisi pastikan uang palsu yang sudah beredar ditengah masyarakat mencapai seratus juta rupiah.

 

AR (34)dan TR (33)warga  Kampung Cigantang,Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya Jawa Barat terpaksa berurusan dengan polisi,selasa (20/02/2018)Pagi.

 

Bersama empat anggota komplotanya, pasangan suami istri ini nekad mencetak serta mengedarkan uang palsu pecahan seratus ribu dan lima puluh ribu rupiah.

 

Modus pelaku terbilang sederhana dengan cara mencetak uang palsu gunakan alat sablon dan printer foto.

 

Tiga juta rupiah uang palsu dijual seharga satu juta rupiah saja oleh pelaku.Uang palsu kemudian diedarkan anggota komplotanya kepasar tradisional hingga warung..

 

Dalam Keterangan Persnya Kapolres Kabupaten  Tasikmalaya AKBP Anton Sujarwo menuturkan, adanya transaksi penjualan uang palsu ini di kawasan jalan cipasing di lakukan penangkapan oleh resmob.

 

" pada tkp pertama yang kita amankan tiga orang tersangka NN WD dan sodari WS di dapat seratus tiga puluh satu lembaran pecahan. kemudian empat ratus delapan puluh dua lembar pecahan lima puluh ribu di duga palsu dari pengembagan di dapatkan beberapa nama AC serta TN. akhirnya di lakukan pengejaran dan dapat diamankan "paparnya.

 

Meski sepintas menyerupai aslinya,namun lembaran uang palsu ini tampak lebih kasar.

 

Selain warnanya pudar,pita pengaman, hologram serta tulisan untuk penyandang disabilitas tidak tampak.

 

Polisi amankan barang bukti 41 juta rupiah uang palsu serta alat alat percetakan uang palsu.

 

Akibat perbuatannya, keenam pelaku dijerat ancaman kurungan 15 tahun penjara hingga seumur hidup.(andri)

Berita Terkait


 Terbaru