Wed,20 June 2018


Ada 18 Jenis Jamu dalam Festival Minum Jamu di Yogyakarta

Indofakta 2018-02-17 16:16:29 Serba Serbi
 Ada 18 Jenis Jamu dalam Festival Minum Jamu di Yogyakarta

YOGYAKARTA -- Keseruan acara Festival Minum Jamu gratis yang digelar Pengurus Daerah Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia DIY pada Sabtu (17/2/2018) mendapat apresiasi masyarakat.

Terlebih ada 18 jenis jamu yang disediakan oleh puluhan produsen jamu yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Jamu DIY dan juga Paguyuban Jamu Gendong DIY. Pengunjung festival pun ramai-ramai minum jamu gratis sepuasnya: temulawak, secang, beras kencur, pahitan, semelak, sehat pria, galian singset, bir pletok, terlambat bulan, jamu watukan, serbat, pegalinu, sereh, kunyit asem, uyup-uyup, cabe puyang, wedang tetep, gula asem.

Ke delapan belas jenis jamu tersebut memiliki beragam khasiat: menjaga daya tahan tubuh, menambah nafsu makan, menjaga vitalitas tubuh, memperlancar peredaran darah, meredakan batuk, menghilangkan pegal-pegal, memperlancar haid, memperlancar ASI, dan sebagainya. 

Event yang digelar dalam rangka mangayubagyo hadeging nagari Ngayogyakarta Hadiningrat yang ke-271 dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Ketua Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia DIY Gusti Kanjeng Ratu Bendra, pemilik PT Sido Muncul Irwan Hidayat dan artis cantik Mikha Tambayong.

Untuk menambah kemeriahan acara ditampilkan wahana interaksi satwa dari Kebun Binatang Gembira Loka seperti: burung makao, nuri, reptil iguana merah dan ular phyton albino. 

Dimeriahkan pula stand konsultasi kesehatan dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan layanan pijat gratis oleh Paguyuban Therapis Yogyakarta. Beberapa koleksi sepeda listrik kreasi pemuda asli Kampung Gowongan Yogyakarta Wiwien Vegas juga turut dipamerkan.

Menurut Widihasto Wasana Putra, ketua panitia, event Festival Minum Jamu yang diselenggarakan di Plaza Pasar Ngasem Yogyakarta memiliki sejumlah fakta-fakta menarik. 

Di antaranya, event yang diikuti 55 produsen jamu ini digagas dan dikerjakan oleh pengurus daerah asosiasi pemilik/pengelola obyek wisata ini, diselenggarakan di kawasan situs bersejarah Tamansari Kraton Yogyakarta.

Selain itu, ada sejumlah produsen jamu yang mendemonstrasikan cara pembuatan jamu tradisional plus penjelasan khasiatnya bagi kesehatan.

Ketua DPD PUTRI DIY, Gusti Kanjeng Ratu Bendara, di tengah-tengah masyarakat yang hadir di acara menarik itu, berharap kehadiran masyarakat bisa memberikan dukungan penyemangat bagi tumbuh berkembangnya industri jamu yang merupakan kekayaan budaya Indonesia. (Affan)

Berita Terkait