Wed,17 October 2018


Masyarakat Asahan Gelar Aksi Demo Mengecam Keras Info Bohong

Indofakta 2018-02-09 20:35:32 Hukum / Kriminal
Masyarakat Asahan Gelar Aksi Demo Mengecam Keras Info Bohong

MEDAN-Masyarakat yang tergabung dari Aliansi Masyarakat Asahan Anti Narkoba marah besar akibat dari Aksi demo puluhan orang di Mapolda Sumut menyampaikan aspirasi terkait adanya kasus tangkap lepas terhadap bandar narkoba di wilayah hukum Polres Asahan.

Gabungan masyarakat  tersebut  menganggap aksi itu merupakan perbuatan yang tidak bertanggung jawab yang jelas telah menzolimi Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga yang dianggap gencar memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Asahan.

Dalam Aksi unjuk rasa tersebut,Aliansi Masyarakat Asahan Anti Narkoba mendukung Penuh Kapolres Asahan untuk pemberantasan narkoba. Mereka berjalan dari rute tugu juang Jalan Cokroaminoto Kisaran hingga Mako Polres Asahan.Jumat(9/2/2018)

Aksi  tersebut dikordinator oleh Heri Lobe (Wakil Ketua Granat Kabupaten Asahan), Ustad Raja Dedi (Tokoh Agama) dan Ucok Sakir Samosir (Tokoh Masyarakat).

Dalam orasinya Heri Lobe mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga Sik yang telah memberantas Narkoba.

"Kami warga Kisaran sangat merasakan kinerja Polres Asahan. Kami masyarakat mendukung Polres Asahan dalam memberantas Narkoba menuju Asahan yang bebas Narkoba. Allahu Akbar," teriak Heri Lobe.

"Kami masyarakat Asahan anti Narkoba tidak setuju dengan adanya oknum yang mengatasnamakan Mahasiswa berdemo Ke Polda Sumut yang menyatakan bahwa Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga tidak bekerja memberantas narkoba di Asahan dan mereka bukanlah masyarakat Asahan," tambahnya.

Sebagai masyarakat Asahan Heri lobe mendukung sepenuhnya segala upaya tindakan yang telah dilakukan oleh Kapolres dalam menangkap dan memberantas jaringan narkoba di Kabupaten Asahan.

"Kami bermohon kepada bapak Kapolres beserta jajarannya untuk secara terus-menerus dan berkesinambungan menjalankan program pemberantasan narkoba dan jaringannya di Kabupaten Asahan," ucapnya.

Selain itu Ustaz Raja Dedi sebagai Toko Agama dalam orasinya, mengutuk keras secara pribadi yang tidak bertanggung jawab dan mengatasnamakan masyarakat Asahan yang telah mendiskreditkan mendzolimi dan membuat statement serta info sesat yang dapat melemahkan upaya Kapolres Asahan untuk memberantas jaringan narkoba.

"Saya meminta kepada Bapak Kapolda Sumut untuk memberikan dukungan kepada Kapolres Asahan yang telah secara profesional dan kami anggap berhasil dalam menangani pemberantasan jaringan narkoba di Kabupaten Asahan," ucapnya.  

Sebelumnya, diduga sering melakukan tangkap lepas terhadap bandar narkoba, puluhan orang yang mengatasnamakan Kumpulan Anak Perantau Asahan (KAPAS) melakukan aksi demo ke Markas Polda Sumatera Utara (Sumut), pada Rabu (7/2/2018) kemarin.

Dalam aksinya, mereka menuntut Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw untuk mencopot jabaran Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga.(Rafa)

Berita Terkait


 Terbaru