Wed,21 February 2018


Wagubsu dan Komisi VIII DPR RI Bahas Perlindungan Perempuan dan Anak

Indofakta 2018-02-08 20:30:38 Daerah
Wagubsu dan Komisi VIII DPR RI Bahas Perlindungan Perempuan dan Anak

MEDAN-Wakil Gubernur Sumatera Utara Dr Hj Nurhajizah Marpaung SH MH menerima Tim Komisi VIII  DPR RI dalam rangka pembahasan  Program Perlindungan Perempuan dan Anak di Sumatera Utara. Pertemuan berlangsung di Ruang Marahalim, lt 9 Kantor Gubsu (8/2).

Hadir dalam kesempatan itu Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan  Dasopang sebagai Ketua Tim Rombongan,
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  diwakili Dra Hj Anisah, M.Si, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provsu Hj Nurlela SH, M.AP serta stakeholder pemberdayaan perempuan dan anak di Sumut.

Dalam kesempatan itu, Gubsu mengungkapkan fakta bahwa berkisar 1.000 orang anak yang ada di  penjara Tanjung Gusta perlu dicarikan solusi.  "Anak-anak ini yang semestinya masih sekolah, namun  terjerumus menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Sebagian terjerumus juga karena dorongan kemiskinan," jelas Wagubsu.

Dia berharap nantinya anak-anak tersebut apabila keluar dari penjara tidak mengulangi perbuatannya. "Idealnya mereka sudah memiliki keterampilan sehingga jika keluar nanti bisa mendapat pekerjaan," jelas Nurhajizah.

Kembali Wagubsu memaparkan bahwa lembaga permasyarakatan yang ada di Medan, Tanjung Balai, Labuhan Ruku, berkisar 90 % warga binaannya terlibat kasus narkoba. Ada berkisar 572  wanita warga binaan dengan usia produktif yaitu 17-23 tahun.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan  Dasopang sebagai Ketua Tim mengatakan bahwa agar pembahasan dapat menghasilkan apa yang akan dilakukan di keluarga atau rumah tangga yang melanggar hukum seperti masalah ekonomi dan melibatkan semua pihak.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  diwakili Dra Hj Anisah, M.Si mengatakan bahwa harus diperhatikan bagaimana mengasuh dalam rumah tangga dan kapasitas keterampilan anak.

Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provsu Hj Nurlela SH, M.AP mengatakan bahwa masalah utama dalam pembangunan khususnya pembangunan SDM dan masih ada kesenjangan terhadap akses sumberdaya pada bidang pendidikan dan kesehatan serta ekonomi bahkan bidang strategis lainnya.

Acara diwarnai dengan tanya jawab dan diakhiri dengan pemberian ulos oleh Wagubsu kepada rombongan Wakil Ketua DPR RI.(Rafa)

Berita Terkait