Wed,21 February 2018


Kantor Cabang Perjalanan Haji & Umroh di Tasikmalaya,Disegel

Indofakta 2018-01-31 15:16:10 Serba Serbi
Kantor Cabang Perjalanan Haji & Umroh di Tasikmalaya,Disegel

TASIKMALAYA -- Paca dua orang dari PT Solusi Balad Lumampah (SBL), perusahaan penyelenggara ibadah haji plus dan umrah ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan dan pencucian uang penyelenggaraan haji di Bandung,Jawa Barat Beberapa Hari Yang Lalu. Kantor Cabag  agen perjalanan haji dan umroh PT. Solusi Balad Lumampah(SBL) Di Jalan Ciunteng,Kelurahan Argasari,Kecamatan Cihideng Kota Tasikmalaya,Jawa Barat.disegel Satpol PP Kota Tasikmalaya Dan Warga Rabu(31/01/2018).

 

Satpol PP Kota Tasikmalaya,Jawa Barat di dampingi aparat kepolisian setempat beserta warga lain menurunkan papan nama kantor perjalanan haji dan umroh tersebut.

 

Selain tidak mengantongi ijin dari pemerintah Kota Tasikmalaya,kantor perjalanan umroh tersebut diduga melakukan penipun kepada sejumlah nasabah.

 

Kabid Jasa Usaha BPMPPT Kota Tasikmalaya Agus Jamaludin mengatakan,"Permasalahan yang lainya saya tidak tau yang penting ijin tidak ada kolo ijin ganguan tidak ada itu harus di lengkapi olah  dia Ujarnya.

 

Masih Kata Agus ketika melakukan usaha di tasik tanpa memperdulikan ijin karena di kota tasikmalaya ada kearipan lokal ijin ijin ganguanya dengan TDP kalo memang ini ijinnya dari kementian dan kita segel paparnya.

Sementara itu,warga menilai kantor jasa perjalanan haji dan umroh tersebut di duga telah melakukan penipuan kepada Ribuan Jemaahnya.

 

Sementara itu,Perwakilan Warga Nanang Nurjanil menuturkan,"bahwa SBL ini telah melakukan penipuan kepada Ribuan jemaah lebih dengan total kerugian tiga ratus miliar saya pagi - pagi ingat betul bahwa di tasik itu ada kantor SBL yang biasanya pintu terbuka sekarang tertutup. Kemudian saya kontak kang ari depeloper di sini setelah di cek benar dan ini tidak ada ijinya" imbuhnya.

 

PT Solusi Balad Lumampah (SBL) Bandung yang gagal memberangkatkan 12 ribu lebih calon jemaah umrah dan haji. Guna mengatisifasi hal yang tidak di inginkan petugas kepolisian dan satpol pp masih melakukan penjagan di lokasi. (andri)

Berita Terkait