Sat,24 February 2018


Kurangi Warga Berobat Keluar Negeri, Gubsu Minta RS Tingkatkan Layanan

Indofakta 2018-01-30 21:20:20 Nasional
Kurangi Warga Berobat Keluar Negeri, Gubsu Minta RS Tingkatkan Layanan

MEDAN-Gubernur Sumatera Utara Dr Erry Nuradi diwakili Plt Sekdapovsu Ibnu Sri Hutomo meresmikan Rumah Sakit Umum Eshmun Marelan, Selasa (30/1) Peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh  Plt Sekdaprovsu Ibnu Sri Hutomo. Gubernur berharap keberadaan rumah sakit Eshmun dapat mengurangi kecenderungan minat warga SUmut berobat ke luar negeri.

"Rumah sakit Eshmun harus memberikan pelayanan terbaik, sehingga nantinya diharapkan dapat mengurangi kecenderungan minat masyarakat untuk berobat ke luar negeri," harap Gubsu dalam sambutan yang dibacakan Plt Sekdaprovsu Ibnu S Hutomo.

Hadir pada kesempatan tersebut mewakili FKPD Provsu, anggota DPRD Sumut Brilian Muktar, mewakili Kadis Kesehatan Sumut, Kadis Kesehatan Medan Usma Polita Nasution, Direktur Utama RSU Eshmun DR Evan Kurniawan, para komisaris utama RSU Eshmun, para dokter dan perawat RSU Eshmun.

Selain itu Gubsu juga berharap Rumah Sakit Umum Ehsmun ini mendukung terwujudnya pelayanan rumah sakit yang berstandar Internasional di Provinsi Sumatera Utara sehingga mampu menjadi andalan dalam menuju medical tourism di Provinsi Sumatera Utara. "Diharapkan Rumah Sakit Eshmun dapat memberikan fasilitas dan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat sesuai dengan motto RSU Eshmun Hand of Healing, Heart of Caring," sebutnya.

Kecenderungan banyaknya warga Sumut memilih berobat ke luar negeri merugikan daerah salah satu dampaknya adalah mengalirnya dana ke luar negeri. Mengutip pernyataan Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) wilayah Sumut. Devisa yang mengalir dari provinsi Sumatera Utara untuk berobat ke luar negeri diperkirakan mencapai 3 sampai 4 Triliun Rupiah setiap tahun

Pada kesempatan tersebut Rumah Sakit Umum Eshmun ini nantinya memberikan pelayanan kesehatan secara profssional, perlindungan kepada masyarakat pengguna jasa serta menyediakan informasi kesehatan yang dibutuhkan oleh masyarakat. “Diharapkan rumah sakit ini memiliki organisasi yang efektif, efisien, akuntabel, sehingga mencapai visi dan misi rumah sakit dengan menjalankan tata kelola perusahaan dengan baik (good corporate governace) dan tata kelola klinik yang baik (good clinical governance),” ujarnya.

Gubsu juga menghimbau agar rumah sakit melakukan registrasi rumah sakit setelah mendapat izin operasional. “Dalam upaya peningkatan mutu pelayanan rumah sakit, wajib dilakukan akreditasi secara berkala minimal tiga tahun sekali. Akreditasi dilakukan oleh lembaga independen baik dari dalam maupun luar negeri,” pintanya.

Direktur Rumah Sakit Eshmum dr Rudi mengatakan bahwa rumah sakit Eshmun ini didirikan pada bulan Agustus tahun 2015 dan selesai pada bulan Agustus 2017. “Memakan waktu kurang lebih 2 tahun untuk mendirikan Rumah Sakit ini,” kata Rudi.

Visi dari Rumah Sakit ini untuk menjadi salah satu rumah sakit pilihan masyarakat Kota Medan khsusnya daerah Medan Utara, termasuk daerah Medan Marelan. Oleh karenanya manajemen berusaha agar rumah sakit ini memilik fasilitas yang lengkap seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 Jam, instalasi rawat jalan, rawat inap, fasilitas penunjang medis seperti laboratorium, pemeriksaan radiologi yang mencakup unit city scan yang mungkin didaerah Marelan ini yang paling lengkap, pemeriksaan ultra sound, x ray, ada juga pemeriksaan jantung seperti EKG dan lainnya.

Rumah sakit ini sendiri lanjutnya terdiri dari tujuh tingkat dengan total jumlah tempat tidur kurang lebih 200 tempat tidur. Dan untuk kelas rawatan terdiri dari kelas rawatan kelas 3, 2, 1, VIP. “Kedepannya akan dibuka kelas rawatan Super VIP,” sebutnya.

Rumah sakit ini juga didukung dokter spesialis seperti dokter spesialis penyakit dalam, anak, paru, bedah, kandungan dan kebidanannya. Kedepannya akan bergabung juga dokter spesialis syaraf mata dan THT. “Dengan dukungan dari pemerintah dan fasilitas yang ada diharapkan Rumah Sakit Umum Eshmun ini dapat menjadi rumah sakit pilihan yang diharapkan masyarakat Kota Medan,” harap Dr Rudi. (Rafa)

Berita Terkait