Pencarian Berita


PN Bandung Lanjutkan Pemeriksaan Perkara H. Saifullah Rusyad

PN Bandung Lanjutkan Pemeriksaan Perkara H. Saifullah Rusyad

BANDUNG - Pengadilan Negeri Kls I A Khusus Bandung  melanjutkan pemeriksaan pokok perkara pidana atas nama terdakwa H. Saifullah Rusyad (69). Kepastian pemeriksaan tersebut dilakukan setelah PN Kls I A Khusus Bandung menolak eksepsi yang diajukan oleh Prof. DR Yusril Ihza Mahendra, SH, Dkk dalam Putusan Sela  (30/1/2018). 

 

Pengadilan tersebut, melalui Majelis yang diketuai Wasdi Permana, SH dalam Putusan Sela nya menyatakan menolak eksepsi yang diajukan oleh Penasehat Hukum terdakwa, menyatakan bahwa Pengadilan Negeri Bandung Kls I A Khusus Surat Dakwaan No. Reg. Perk., : PDM-1406/BDUNG/11/2017 berwenang mengadili perkara tersebut dan memerintahkan agar Jaksa Penuntut Umum untuk menghadirkan saksi-saksi.

 

H. Saifullah Rusyad selaku Ketua Umum Pengurus Pusat LPM  bersama-sama Drs. Daud Setiawan, SH (didakwa dalam penuntutan tersendiri) diajukan ke muka persidangan karena melanggar Pasal 266 ayat (1) dan Pasal 266 ayat (2)  Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 Jo. Pasal 55 ayat (1) KUHPidana. Keduanya didakwa membuat dan menggunakan keterangan palsu ke dalam.akta autentik pada tanggal 16 Februari 2007, tanggal 18 Nopember 2008, tanggal 03 April 2009, tanggal 24 April 2009 dan tanggal 25 Maret 2011, bertempat di Kantor Notaris Amalia Ratnakomala, SH di jalan Otto Iskandardinata No. 272 Kota Bandung dan di Kantor Notaris Dra. Siti Mariam Danoehardja, SH Jl. Sederhana No. 12 Kota Bandung.

 

Saifullah bersama-sama dengan Drs. Daud Setiawan melakukan Jual Beli tanah kepada  Nanan Wahyu Mulyana selalu Ketua Pengurus  YPI Al Azhar. Tanah seluas 12.778 m2 berikut bangunan yang berduri di atasnya di jalan Palasari No. 9/Jl. Patuha No. 36 Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Lengkong Kota Bandung tersebut sesuai dengan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) No. 12 tanggal 02 Desember 2015 yang ditandatangani H. Saifullah Rusyad dan saksi Iwan Hilmansyah selaku Pelaku masing-masing sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Umum Pengurus Pusat LPM dan Ir. Saifudin Anis selaku Direktur PT. Berkah Gemilang yaitu anak Perusahaan Koperasi YPI - Al Azhar sebagai pihak Bakal Pembeli. PPJB dibuat dibuat di hadapan Notaris Dra. Siti Mariam Danoehardja dengan harga Rp70.000.000.000,- (tujuh puluh milyar rupiah) dan telah dibayar Rp43.924.500
000,- (empat puluh tiga milyar sembilan ratus dua puluh empat juta lima ratus ribu rupiah). Sepanjang terjadi nya Jual Beli tersebut, terdakwa membuat dan menggunakan Akta yang diduga palsu. Sidang  dilanjutkan minggu depan dengan memeriksa pokok perkara dimana JPU Suharja akan menghadirkan para saksi. (Y CHS).