Ditasikmalaya, seorang DPO ditangkap Saat Laporan dikantor Polisi

 Sun,19 August 2018


Ditasikmalaya, seorang DPO ditangkap Saat Laporan dikantor Polisi

Indofakta 2018-01-25 20:28:54 Daerah
Ditasikmalaya, seorang DPO ditangkap Saat Laporan dikantor Polisi

TASIKMALAYA -- Seorang pelaku kejahatan yang Masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Di Kota Tasikmalaya Jawa Barat ditangkap polisi.

 

Lucunya,pelaku diamankan saat membuat surat jalan dikantor polisi dengan alasan kehabisan ongkos untuk kejakarta.

 

Setelah masuk daftar pencarian orang (DPO) berbulan bulan, pelaku justru datang kekantor polisi untuk minta pertolongan.

 

AS(23)seorang Pemuda  warga bojong kaum,Kecamatan Cipedes,Kota Tasikmalaya akhirnya ditangkap polisi di kantor Polsek Indihiang,Polres Tasikmalaya Kota kamis (25/01/2018)siang. Pelaku tipu gelap dan pencurian sepeda motor ini datang untuk membuat surat jalan dari Kepolisian.

 

Polisi curiga,pelaku kehabisan ongkos untuk pulang kejakarta padahal mengaku anak kepala cabang salah satu bank bumn.

 

Belum sempat membawa surat jalan, salah seorang anggota polisi mengenalinya. Wajah pelaku menyerupai foto DPO yang tersebar ditelefon genggam miliknya. Terlebih lagi,mata pelaku yang alami katarak jadi ciri fisiknya. Tanpa perlawanan,pria pengangguran ini mengakui perbuatanya.

 

Kapolsek Indihiang,Polres Tasikmalaya Kota Kompol Moch Bashori menuturkan kepada sejumlah Wartawan,"bahasanya lucu ibaratnya nyamper kekantor polisi kita tangkap disini. kita tetap lakukan proses yang ada Pada saat di lakukan pemerikasaan dia tidak mengelak dan mengakui perbuatnya "Papar Kapolsek.

 

Pelaku dinyatakan buron sejak oktober tahun 2017 lalu dalam kasus penggelapan dan pencurian. Selain mencuri telefon genggam, pelaku juga mengambil sepeda motor dengan modus meminjam motor dan STNK untuk membeli makanan.

 

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Indihiang  Iptu Nandang Rokhmana mengatakan," Pelaku sekitar bulan oktober dan september 2017 jadi DPO setelah kita cari,dan ternyata yang bersangkutan sudah lari Paparnya.

 

Masih Kata Kanit reskrim,"ketika itu kami cari laporan polisinya ada dua tkp terkait penggelapan dan curian. Namun yang bersangkutan datang kepolsek indihiang untuk laporan minta bantuan." ternyata saya cek dari draf saya cocokan karena saya tau dari mata kita amankan dan akui lakukan kejahatan j"elasnya.

 

Pelaku mengaku tidak mengetahui jadi daftar pencarian orang hingga nekad membuat surat jalan agar gratis menuju jakarta. Rencananya pelaku akan pergi ke ibu kota untuk mencari pekerjaan dengan modal dengkul saja.

 

"Gak tahu jadi buruan polisi kesini mau minta pertolongan surat jalan kejakarta"ujar AS saat di mintai keterangan di kantor Polisi.

 

Polisi masih terus memeriksa pelaku untuk mengembangkan kasus kejahatan yang dilakukanya.

Kini,niat pelaku membohongi polisi justru harus berujung balik jeruji besi yang pengap. (Andri)

Berita Terkait