Wed,17 January 2018


Penderita Difteri Positif Bertambah Menjadi Dua Orang

Indofakta 2018-01-10 13:29:31 Serba Serbi
Penderita Difteri Positif Bertambah Menjadi Dua Orang

 

TASIKMALAYA-Jumlah penderita positif difteri di Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat bertambah menjadi dua orang. Sementara sebelas pasien suspect difteri hingga kini masih di isolasi dan jalani perawatan intensif di Rumah Sakit SMC Kabupaten Tasikmalaya Rabu(10/01/2018).

 

Berdasarkan data Rumah Sakit SMC Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat,dari pertengahan Desember hingga saat ini,pasien suspect difteri yang  di isolasi dan jalani perawatan di rumah sakit sudah berjumlah 17 orang. Dari ke tujuh belas pasien tersebut,enam orang diantaranya sudah dipulangkan,termasuk satu pasien positif difteri,karena kondisinya sudah mulai membaik.

 

Sementara sebelas pasien  suspect lainnya hingga saat ini masih di isolasi dan jalani perawatan di rumah sakit SMC Kabupaten Tasikmalaya,termasuk satu pasien berusia 14 tahun yang kembali dinyatakan positif difteri.

 

Pihak Rumah sakit membenarkan adanya pasin yang Positif difteri Kabid Kemedikan RS SMC Kabupaten Tasikmalaya,Jawa Barat Dr. Iman Firmansyah mengatakan,”pertengahan desember hingga sekarang ada tujuh belas yang enam orang sudah di pulangakan termasuk satu orang yang di nyatakan difteri di terapi sembuh pulang" Ujarnya.

 

Lebih Lanjut Dr.Iman mengungkapkan,”saat ini yang di rawat tinggal sebelas orang tujuh dewasa empat anak-anak. Hari ini yang positif nambah  satu orang dengan usianya empat belas tahun usianya" jelasnya.

 

Masih Kata Dr.Iman semuanya sudah di periksa jadi kemungkinan untuk sebelas orang itu yang lain bias di pulangkan dengan trafi difteri yang satu kita pantau dulu hingga kondisinya bagus sekarang yang positif dua orang satu orang sudah di pulangkan itu dari kecamatan jamanis Imbuhnya.

 

Untuk mencegah bertambahnya penderita difteri,pihak rumah sakit dan dinas kesehatan Kabupaten Tasikmalaya terus berkordinasi untuk penyediaan obat anti difteri serum untuk para pasien suspect.

Termasuk mempersiapkan vaksinasi bagi masyarakat,yang berada di daerah yang tingkat temuan difterinya tinggi. (andri)

Berita Terkait