Wed,17 January 2018


Tipikor Gbla Bandung :Yayat Dituntut 8 Tahun

Indofakta 2018-01-08 16:33:12 Hukum / Kriminal
 Tipikor Gbla Bandung :Yayat Dituntut 8 Tahun

BANDUNG -- Yayat Ahmad Sudrajat dituntut Pidana Penjara selama 8 tahun dan denda sebesar Rp500 juta subsider 6 bulan dan membayar biaya perkara. Terdakwa tidak dibebani untuk membayar yang pengganti karena uang pengganti menjadi tanggung jawab PT. Adhi Karya (Persero).

Hal tersebut disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tasjrifin MA Halim, SH.,MH (8/1/2018). Kepada indofakta online, Tasjrifin mengatakan, "kami menuntut terdakwa berdasarkan Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 18 UU RI No. 31 Tahun 1999 jo. UU RI No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan dan Penambahan UU RI No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 64 ayat (1) jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. Kerugian Negara sebesar Rp.103 milyar dibebankan kepada Pihak PT. Adhikarya (Persero). Terdakwa sudah terbukti dan tepat dikenakan pasal tersebut," ujarnya.

Perkara korupsi Pembangunan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) diadili sejak 16 September 2017 lalu. Stadion megah yang berlokasi di Gedebage Kota Bandung itu diselidiki sejak tahun 2015 dengan menyeret Yayat Ahmad Sudrajat dalam kedudukannya sebagai Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Kota Bandung pada tahun 2010 bersama-sama dengan Kepala Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Kota Bandung, Dkk telah melakukan tindak pidana korupsi. Tindak pidana  dilakukan sejak proses pembangunan stadion yang berbiayaRp545.535.430.000,- (lima ratus empat puluh lima milyar lima ratus tiga puluh lima juta empat ratus tiga puluh ribu rupiah) itu dilaksanakan pada tahun 2009. 

Kegiatan Pembangunan Stadion GLBA dilakukan oleh Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Kota Bandung, PT Penta Rekayasa (Konsultan Perencana), PT Adhi Karya (kontraktor pelaksana pekerjaan), PT Indah Karya selaku Konsultan Manajemen Kontruksi. 

Yayat yang ditahan sejak 6 Juni 2017 itu sebelumnya didakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 jo. Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 64 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana dengan ancaman maksimal 20 tahun pidana penjara, pidana denda dan mengganti kerugian negara. Dihadapan Majelis Hakim yang diketuai H. Fuad Muhammadi, SH.,MH, Tim Penasehat Hukum Yayat  memohon agar diberi waktu selama seminggu untuk menyusun Surat Pembelaan (Pledoi).(Y CHS).

 

Berita Terkait