Wed,17 January 2018


Ratusan Personel Polri dan TNI Diturunkan Dalam Operasi Lilin Tahun 2017

Indofakta 2017-12-21 18:02:54 Serba Serbi
Ratusan Personel Polri dan TNI Diturunkan Dalam Operasi Lilin Tahun 2017

SUMEDANG -- Sebanyak 650 personil Polri dan 100 personil TNI akan dillibatkan untuk mengamankan pelaksanaan Hari Raya Natal  dan Tahun Baru. Sesuai rencana, ratusan personel tersebut akan ditugaskan untuk mengamankan 22 bangunan gereja serta sejumlah lokasi yang rawan kemacetan di wilayah Kabupaten Sumedang. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Kab. Sumedang, AKBP. Hari Brata SIK, sesaat setelah menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Tahun 2017 yang diselenggarakan di Alun-alun Sumedang, Kamis (21/12).

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sumedang, H. Eka Setiawan serta dihadiri oleh unsur Forkopimda, unsur SKPD serta kesatuan-kesatuan apel yang terdiri dari POM TNI, Kodim 0610/Sumedang, Yonif 301/PKS, Gabungan Satlantas, Gabungan Polsek, Dalmas Polres Sumedang, Dishub, Satpol PP Kab. Sumedang, Kesbangpol, Dinkes, BPBD Kab. Sumedang, Saka Bhayangkara dan unsur terkait lainnya.

Apel gelar pasukan dilaksanakan sebagai pengecekan akhir terhadap kesiapan seluruh personel pengamanan berikut kelengkapan sarana dan prasarana pendukungnya, serta keterpaduan unsur lintas sektoral dalam pengamanan guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Dikatakan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, H. Muhammad Tito Kanavian, Ph.D dalam sambutannya yang dibacakan oleh  Bupati Eka, Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2017 diselenggarakan oleh POLRI dengan dukungan dari TNI serta para stakeholders (Kemenhub, Kemenpupera, Kemenkes, Pertamina dan Jasa Marga). Menurutnya, hal tersebut bertujuan untuk menciptakan kenyamanan serta keamanan dalam menghadapi perayaan natal dan perayaan pergantian tahun yang bersamaan dengan libur sekolah.

“Beberapa ancaman, hambatan, dan gangguan yang perlu kita antisipasi adalah masih adanya potensi serangan teror, kemacetan lalu lintas, bencana alam, ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok serta potensi konflik dalam kehidupan bermasyarakat,”ujarnya.

Disampaikan olehnya, Operasi Lilin Tahun 2017 akan dilaksanakan terhitung mulai tanggal 23 Desember sampai dengan 1 Januari 2017. ‘’Operasi ini melibatkan 170.304 personel yang terdiri atas 90.057 personel POLRI, 20.070 Personel TNI dan 60.177 personel dari instansi dan komponen masyarakat lainnya. 

‘’Gabungan personel ini hendaknya dapat menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat sepanjang libur natal dan tahun baru, khususnya di tempat-tempat ibadah, jalan-jalan perlintasan arus mudik dana rus balik, objek wisata, pusat perbelanjaan serta fasilitas transportasi yang akan digunakan seperti terminal bus, stasiun kereta api, pelabuhan dan bandara,”katanya.

Menurut Tito, terdapat 1.609 pos pengamanan dan 643 pos pelayanan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. ‘’Tolak ukur keberhasilan Operasi Lilin 2017 ini ditandai dengan terwujudnya kamseltibcar lantas, menurunnya angka kejahatan, tersedianya klebutuhan dan stabilitas harga bahan pokok serta tertanggulanginya dampak bencana alam,”ujarnya.(hms/rls)

Berita Terkait