Sat,21 April 2018


DITUNTUT 18 TAHUN, DIAN HIDAYAT LAKUKAN PEMBELAAN

Indofakta 2017-12-20 12:44:29 Hukum / Kriminal
DITUNTUT 18 TAHUN, DIAN HIDAYAT LAKUKAN PEMBELAAN

BANDUNG - Dian Hidayat (19) dituntut 18 tahun pidana penjara dikurangi selama masa dalam tahanan sementara. Terdakwa juga dikenakan pidana denda sebesar Rp1 milyar subsider 6 bulan kurungan.

Sebenarnya posisi Dian Hidayat itu adalah korban dari sindikat. Terdakwa merupakan bagian dari proses peredaran narkotika. Sebenarnya peredaran narkotika yang terjadi saat ini merupakan tanggungjawab bersama yaitu keluarga, masyarakat dan pemerintah. Maraknya peredaran tersebut karena para pelaku intelektualnya masih bebas berkeliaran dan meraup keuntungan yang tidak sedikit, kata Ira M. Mambo, SH.,MH (20/12/2017).  Menurut Penasehat Hukum Dian itu, dalam hal ini, bila Majelis Hakim yang diketuai Heru Prakoso, SH meyakini tuntutan dari JPU (Jaksa Penuntut Umum) pihaknya  mengajukan pembelaan  dalam persidangan dengan hukuman yang seringan-ringannya.

Menurut JPU Cucu Gantian, SH dan A. Nurhidayat, SH, terdakwa terbukti telah melanggar Pasal 114 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 1997 Tentang Narkotika. Dalam Surat Tuntutan no. Teh. Perk. : PDM - 1222/BDUNG/10/2017, Dian Hidayat pada tanggal 21 Juli 2017, bertempat di pinggir jalan Gang Mencos Kp. Babakan Desa Karangan Kecam Gunung Putri Bogor menunggu kiriman barang narkotika berupa ganja yang dikirim melalui Indah Cargo. Sebelumnya terdakwa sudah menerima kontak dari Rian (belum tertangkap) untuk mengintai paket yang akan dikirim melalui Indah Cargo yang berada di warung dekat Toko Galon isi ulang di gang Mencos dekat rumah kontrakan terdakwa. Petugas Indah Cargo lalu menurunkan dan menitipkan paket tersebut di warung kopi di sebelah Toko Galon tersebut. 

Tak lama setelahnya, terdakwa dihubungi oleh Sugiarto alias Ndut (belum tertangkap) yang menyuruhnya mengambil paket ganja seberat 10,2250 kilogram. Terdakwa lalu disuruh Rian agar paket tersebut dibawa ke rumah kontrakannya dan disimpan. Saat sedang keluar rumah kontrakannya, terdakwa, petugas Kepolisian dari Dit. Tes. Narkoba Polda Jabar dan menanyakan " disimpan dimana barangnya" karena gerak-gerik perbuatan terdakwa sudah dipantau oleh petugas Kepolisian. Terdakwa lalu menjawab, "disimpan di rumah kontrakan." Mau diantar je mana dan apakah terdakwa kenal dengan orang yang ditunjukkan fotonya, yang ternyata adalah Rian. 

Sekitar jam 16.05 terdakwa dibawa ke rumah kontrakannya dan dilakukan pemeriksaan dan.penggeledahan dan ditemukanlah kardus rokok gudang garam yang berisi 15 paket besar narkotika jenis ganja dibalut lakban coklat di dalam tas batik warna merah. Ganja tersebut adalah milik Sugiarto dan akan diserahkan kepada Rian. Dalam hal ini terdakwa menjadi perantara dan dijanjikan mendapat upah Rp2.500.000,- Namun uang belum diterimanya karena ganja yang dititipkan belum diterima oleh Rian. (Y CHS).

Berita Terkait