Wed,17 January 2018


Lereng Merapi Menyanyi dan Menari Saat Liburan Natal dan Tahun Baru 2018

Indofakta 2017-12-16 16:27:16 Serba Serbi
Lereng Merapi Menyanyi dan Menari Saat Liburan Natal dan Tahun Baru 2018

SLEMAN -- Jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Sleman menunjukkan trend kenaikan yang menggembirakan. Tercatat sampai dengan 30 November 2017, jumlah wisatawan di Kabupaten Sleman mencapai 6.787.241 kunjungan.

Bila dibandingkan dengan jumlah kunjungan pada periode yang sama pada tahun 2016 yang lalu, terdapat kenaikan sebesar 34,58 persen, dengan kenaikan terbesar pada jumlah kunjungan wisatawan pada event yang diselenggarakan di Kabupaten Sleman (47,52 persen), diikuti kunjungan wisatawan di desa wisata (42,41 persen), kunjungan wisatawan di candi (35,44 persen), dan kunjungan wisatawan di destinasi wisata alam (33,06 persen).

Diprediksi, jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Sleman sampai akhir tahun 2017 akan mencapai kisaran 7.000.000 sampai dengan 7.250.000 kunjungan wisatawan. 

Keyakinan ini didukung dengan adanya beberapa event pendukung yang akan dilaksanakan Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman dan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Sleman. 

Terkait hal itu, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman akan menggelar Festival Merapi 2017 dengan tema "lereng Merapi menyanyi dan menari".

"Kegiatan itu dimaksudkan sebagai ajang kreativitas tampilan keberagaman seni, budaya dan pariwisata yang dikemas dalam suatu atraksi pariwisata, yang diharapkan dapat mempromosikan destinasi pariwisata di Kabupaten Sleman, utamanya di Kaliurang," kata Dra Hj Sudarningsih, MSi, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Jum'at (15/12). 

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan rangkaian acara pembuka dalam rangka menyambut liburan Natal 2017 dan tahun baru 2018.

Kreasi seni dan budaya ini akan diselenggarakan pada tanggal 23-24 Desember 2017 di Tlogo Putri, Lapangan Panti Asih, Hargobinangun Pakem, dan Balai Desa Kepuharjo Cangkringan.

Penampilan kreasi seni dan budaya di Tlogo Putri akan menampilkan 14 grup jathilan se-Kabupaten Sleman, yang akan menampilkan atraksi jathilan selama 24 jam nonstop, yang dimulai pada pukul 08.00 WIB. 

Selanjutnya, panggung di lapangan Jati Asih akan menampilkan 17 grup kesenian warga desa Hargobinangun, Pakemz yang meliputi angklung, band akustik dan tari-tarian. Sedangkan atraksi yang akan ditampilkan di Balai Desa Kepuharjo adalah tari-tarian, musik dan band. 

Untuk lebih menyemarakkan kegiatan ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman juga mengadakan lomba fotografi dengan tema “lereng Merapi menyanyi dan menari”, yang akan dipusatkan di Tlogo Putriz dengan total hadiah Rp 4,5 juta bagi 3 orang peserta dengan hasil foto terbaik berdasarkan keputusan dewan juri.

Mulai tanggal 23 Desember 2017 sampai dengan 7 Januari 2018, di sepanjang Jalan Kaliurang -- setelah masuk gerbang retribusi Kaliurang -- akan dilaksanakan festival lampion dan penjor diikuti 22  pedukuhan yang ada di Desa Hargobinangun, Pakem. Tema yang diangkat dalam festival lampion dan penjor tahun ini adalah flora dan fauna lereng Merapi. 

Kreatifitas warga di 22 pedukuhan di Desa Hargobinangun, yang akan dipresentasikan dalam bentuk lampion dan penjor ini, akan dinilai oleh juri dari Dinas Pariwisata dan memperebutkan total hadial Rp 26 juta dan tropi. Juga penghargaan bagi 6 pemenang festival lampion dan 6 pemenang festival penjor. (Affan)

 

Berita Terkait