Sun,21 October 2018


Gubsu Harapkan Sinergiitas Pemprovsu dan APDESI Berjalan Baik

Indofakta 2017-12-14 21:02:13 Daerah
Gubsu Harapkan Sinergiitas Pemprovsu dan APDESI Berjalan Baik

MEDAN-Selain sama-sama dipilih oleh rakyat, Kepala Desa dinilai memiliki peranan penting dalam mendorong pembangunan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Oleh karenanya Gubernur Sumut Dr Ir H Tengku Erry Nuradi MSi berharap para kepala Desa di Sumut dapat bersinerji untuk membangun Sumut menjadi lebih baik lagi, berdaya saing, sejahtera dan paten.

Provinsi Sumut lanjut Erry akan akan terus berupaya memberikan perhatian lebih untuk Desa. Sebagai orang yang pernah menjabat Bupati di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) selama dua periode, lanjut Erry dirinya sering berinteraksi dengan Kepala Desa sehingga memahami betul tanggungjawab serta keinginan para kepala desa. 

“Pemprovsu akan terus memberikan perhatian lebih untuk pembangunan Desa. Memang kita akui total Desa di Sumut sebanyak 5.418.  Kalau satu desa saja kita bantu 1 juta total sudah Rp5,4 miliaran. Tentu ini bukan soal jumlah, karena kalau niat baik harus mendapatkan nilai positif. Tahun 2017 ini kita membantu 1.200 unit sepeda motor untuk operasional Pemerintah Desa. Semoga kita dapat terus Bersinerji agar bantuan yang sama akan dapat kita berikan ditahun-tahun mendatang,” ujar Erry Nuradi saat pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Sumut di Hotel Polonia Medan Kamis (14/12/2017).

Tidak hanya sepeda motor, lanjut Erry tahun ini Pemerintah Provsu melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) juga akan membagikan baju seragam PKK untuk seluruh Desa dan Kelurahan di Sumut masing-masing 20 helai.

“Bukan hanya untuk Desa, kelurahan juga kita berikan baju seragam PKK. Jadi karena jumlah Desa dan kelurahan di Sumut 6080 maka kalau kainnya ini dibentangkan, bisa dari Medan sampai ke Parapat panjangnya,”ujar Erry sambil bergurau dan disambut tepuk tangan para peserta Rakerda.

Melalui Rakerda ini, Gubsu pun berharap dapat melahirkan program-program kerja yang mendukung pengembangan Desa  sebagaimana yang diterapkan dalam Nawa Cita.

“Pasang Dasi Pasang Lentera, Angsa Hinggap Di Pohon Aren. Dengan Rakerda APDESI Sumut. Penguatan Desa Semakin Paten. Bunga Melati Dimakan Ikan. Kayu Diurut Dengan Telaten. Desa Mesti Diberdayakan. APDESI Sumut Semakin Paten,”pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD APDESI Sumut Zainul Akhyar, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumut Ir H Aspan Sopian Batubara, para kepala Desa sebagai Sumut dan Para Ketua DPC APDESI sebagai Sumut. 

Sementara itu Kepala Dinas PMD Aspan Sopian    mengatakan APDESI merupakan mitra pemerintah dalam mempercepat pembangunan Desa dan juga sebagai wadah konsolidasi dan pemersatu antara kepala Desa sehingga dapat menciptakan komunikasi yang baik dan kerukunan antar masyarakat. Pemerintah Desa merupakan ujung tombak untuk kemajuan sebuah Provinsi. Oleh karenanya Pemprovsu telah melakukan upaya-upaya peningkatan pemberdayaan masyarakat pedesaan lewat kegiatan fasilitasi penyusunan dan pendayagunaan profil Desa dan kelurahan, penilaian desa dan kelurahan terbaik, pembangunan terpadu pada Desa Binaan Bangsa Madu, pelaksanaan bulan Bhakti gotong royong, pemberdayaan lembaga dan organisasi melalui Tim Penggerak PKK, dan gelar teknologi Tepat Guna (TTG).

Sedangkan program pengembangan Desa Tertinggal dilakukan kegiatan pembinaan pelaksanaan TNI-MMD, penilaian Desa dan Kelurahan PT P2WKSS terbaik dan mendukung kelancaran tugas aparatur pemerintah desa, tokoh masyarakat, Babinsa juga Babinkamtibmas dilakukan pengadaan kendaraan dinas roda dua dengan kegiatan tiga pilar plus. 

“Ini semua kita lakukan sebagai upaya membangun Sumut dari pinggir dalam konteks Nawa Cita point ketiga membangun Indonesia dari Desa,” ujar Aspan.

Sebelumnya Ketua APDESI Sumut Zainul Akhyar mengatakan dalam rangka Rakerda turut dilakukan sosialisasi hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APDESI tahun 2017 terkait tiga pilar Pemerintahan Desa atau kelurahan yakni Babinkamtibmas, Babinsa, dan Kepala Desa atau Lurah. 

“Kita juga mengundang pihak Poldasu, Kejaksaan Tinggi dan Inspektorat untuk memberikan masukan-masukan agar para Kepala Desa mengerti fungsi Tigal pilar itu. Karena kita yakin mereka sifatnya ingin membina sehingga semuanya dapat bersinerji. Termasuk juga terkait sosialisasi MOU tiga Menteri itu,”ujar Akhyar.

Lebih lanjut dikatakan Akhyar APDESI Sumut telah berkomitmen mendukungnya pembangunan Sumatera Utara dibawah kepemimpinan Tengku Erry Nuradi.

“Berdasarkan masukan dari kawan-kawan APDESI siap mendukung Pemerintah Provinsi Sumut dibawah Kepemimpinan Bapak Erry Nuradi. Dan berharap Bapak Erry Nuradi kembali memimpin Sumatera Utara,”ujarnya.(Rafa)

Berita Terkait