Sun,21 January 2018


Menuju Sleman Smart Room

Indofakta 2017-12-14 18:46:03 Daerah
Menuju Sleman Smart Room

SLEMAN -- Pemerintah Kabupaten Sleman terus menegaskan komitmennya dalam membangun Sleman smart regency.

Selain berhasil menyusun masterplan pengembangan smart city yang berisi program hingga 10 tahun ke depan, Pemkab Sleman pada tahun 2017 ini jmtelah merampungkan lima program quick win, yang salah satunya adalah pembangunan Sleman smart room.

Sleman smart room diresmikan Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo, MSi, Kamis (14/12), disaksikan Robert Theodore dari Kantor Staf Presiden RI.

Dalam peresmian ini dilakukan teleconference dengan seluruh camat di Kabupaten Sleman. Juga dilaunching program inovasi smart city dan capaian quick win 2017 Pemkab Sleman.

Bupati Sleman, Sri Purnomo, berharap, dengan adanya fasilitas ini semakin mempercepat pencapaian visi pembangunan kabupaten Sleman. “Keberadaan fasilitas baru ini semakin memantapkan kabupaten Sleman sebagai salah satu kabupaten yang smart sekaligus sebagai bagian dari komitmen Pemkab Sleman dalam gerakan menuju seratus smart city di Indonesia,” ungkap Sri Purnomo.

Nama Sleman smart room, menurut Sri Purnomo, tidak hanya sekadar merepresentasikan fasilitas, fungsi dan kegunaan dari ruangan itu dalam menunjang kinerja Pemerintah kabupaten Sleman.

“Sleman smart room tidak hanya sekadar kata yang berarti cerdas semata, tapi merupakan akronim yang menjadi harapan dari jajaran Pemkab Sleman dalam mengelola pemerintahan yang efektif dan efisien,” papar Sri Purnomo.

Menurut Sri Purnomo, ruang itu dapat berfungsi sebagai tempat untuk berbagi ilmu, pengetahuan dan sarana belajar bagi pegawai dan masyarakat.

Diharapkan, para pegawai dan masyarakat -- khususnya anak didik sekolah -- dapat berkunjung dan memanfaatkan fasilitas IT dan multimedia yang tersedia.  

Selain itu, menjadi ruang atau tempat untuk memanage dan mengelola tata pemerintahan di Kabupaten Sleman. "Dengan mengolaborasikan antara sumber daya manusia dengan tehnologi informasi serta mengintegrasikan seluruh sistem aplikasi pemerintahan," tandas Sri Purnomo yang menambahkan hal itu mampu meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Ruang itu, diharapkan dapat menjadi sarana mengadopsi perkembangan teknologi untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas dalam memberikan layanan pada masyarakat.

"Hal ini mengingat teknologi akan terus berkembang, demikian juga dengan dinamika masyarakat yang terus berubah," ujar Sri Purnomo.

Selain itu, dapat menjadi ruang monitor terpadu dan terintegrasi terhadap seluruh sarana aduan atau keluhan masyarakat serta CCTV setiap sudut atau ruang publik. "Bahkan lingkungan masyarakat," tandas Sri Purnomo.

Dengan demikian, hal itu bisa dengan cepat dan tepatmemberikan respon terbaik bagi permasalahan dan kondisi darurat yang dihadapimasyarakat.

Dengan berbagai fasilitas yang tersedia, dapat menjadi sarana bagi Pemkab Sleman untuk mengintegrasikan seluruh sistem dan aplikasi penunjang tata kelola pemerintahan serta terus mewujudkan keterbukaan informasi sesuai dengan prinsip clean and good governance.

Sleman smart room, menurut Intriati Yudatiningsih, Kepala Diskominfo Sleman, merupakan salah satu bentuk inovasi yang dilakukan Pemkab Sleman melalui Dinas Komunikasi dan Informatika dalam mewujudkan smart governance.

Adanya Sleman smart room, Pemkab Sleman dapat lebih mudah dalam melakukan monitoring, pengontrolan, koordinasi, perintah, maupun pengambilan keputusan. "Sehingga pelayanan kepada masyarakat pun akan meningkat, baik secara waktu maupun kualitas,” tutur Intri yang menambahkan pembangunan Sleman smart room ini dilakukan secara bertahap.

Diawali dengan proses perencanaan pada tahun 2016 dan selesai pembangunan pada bulan Oktober 2017 dengan total biaya Rp 3,4 miliar.

Sleman smart room ini, di antaranya berfungsi untuk ruang monitoring dalam hal penerapan sistem informasi, kondisi kewilayahan dan kondisi kedaruratan dan pusat koordinasi perangkat daerah terkait pengaduan masyarakat.

Tak hanya itu, Intri juga menyampaikan, Sleman smart room bisa berguna sebagai ruang koordinasi jarak jauh (teleconference) antara kabupaten, kecamatan dan masyarakat.

Karenanya, untuk mewujudkan fungsi-fungsi itu, di ruang smart room ini telah dikembangkan aplikasi eksekutif dashboard, aplikasi pemantauan CCTV, lapor Sleman, virtual meeting, dan berbagai sistem pelayanan pemerintah dan publik.

Rencana pengembangan Sleman smart room, tahun 2018 akan ditambahkan smart glass (perangkat sekat kaca elektronik) dan mengembangkan sistem video teleconference. (Affan)

Berita Terkait


 Terbaru