Wed,17 January 2018


Dewi Fitria Halim Ungkap Serahkan Miliaran Dana dari para Korban kepada Novie Ramayanto

Indofakta 2017-12-12 21:19:27 Hukum / Kriminal
 Dewi Fitria Halim Ungkap Serahkan Miliaran Dana dari para Korban kepada Novie Ramayanto

BANDUNG - Dewi Fitria Halim menyatakan telah menyerahkan uang tak kurang dari Rp293 milyar kepada  Novie Ramayanto. Uang tersebut merupakan miliknya, suami dan anggota keluarga lainnya. Ada pengembalian dari terdakwa lebih dari Rp265 milyar dan macet Rp28 milyar.

 

Hal tersebut diungkap oleh Dewi Fitria Halim pada sidang lanjutan perkara pidana umum dengan terdakwa Novie Ramayanto di Pengadilan Negeri Bandung (12/12/2017). Kesaksian Dewi Fitria Halim yang akrab dipanggil Lingling itu membuka semua tabir yang selama ini mengalahkannya, kata Togi Aritonang yang bertindak selaku Penasehat Hukumnya. Adanya pengembalian itu merupakan keuntungan yang diberikan oleh Terdakwa sementara kerugian yang dialami oleh Dewi sekitar Rp293 Milyar ditambah Rp28 milyar, kata Togi.

 

Sidang lanjutan yang diketuai oleh Sutio Jumagi Akhirno tersebut, Tim Jaksa Penuntut Umum menghadirkan 3 ( tiga) orang saksi yaitu, Alvin Franajaya, Kusman dan Dewi Fitria Halim. Dalam keterangannya Alvin masih merugi sebesar Rp24,1 milyar dari Rp85,4 milyar. Demikian juga Koesman menginvestasikan dana sebesar Rp2,3 milyar. Selain mereka, pada sidang sebelumnya, ada uang dari Tina Setiadi Rp46,900 milyar dan menerima keuntungan 38 milyar. Para korban menginvestasikan dananya kepada Novie Ramayanto melalui rekening milik Dewi Fitria Halim. 

 

Para korban Novie Ramayanto tersebut tergiur oleh penawaran yang dilakukan olehnya. Dewi Fitria Halim tertarik sehingga pada bulan Maret 2012 menyerahkan dananya untuk diinvestasikan pada saham Baturaja (SMBR), Saham investasi Agis, TBK (TMPI), Saham Perusahaan Gas Negara (PGAS), Saham  Bank Mandiri, TBK (BMRI), Saham Trada Maritime, TBK (TRAM), Saham Telekomunikasi, TBK (TLKM) dan Saham Laguna Citra (LCGP) dengan keuntungan sekira 8 %. 

 

Dalam kesaksiannya di persidangan, Dewi mengatakan bukanlah sebagai pihak yang menawarkan atau perpanjangan tangan dari Novie. Itu semua kebijakan Novie, agar uang dari Tina, Julia, Koesman dan Alvin ditransfer ke rekening Dewi untuk memudahkan lalu lintas uang saja dan tidak tercampur dengan uang lainnya. Sebanyak 32 buku rekening miliknya sejak tahun 2012 adalah bukti bahwa lalu lintas semua yang mentransfer uang untuk investasi ke saham yang ditawarkan Novie. 

 

Pada saat terjadi kemacetan pengembalian modal berikut keuntungannya per Oktober 2013, Novie dengan berbagai alasan akhirnya mengeluarkan 2 lembar  cek yang dana tidak mencukupi. 

 

Ihwal pemberian mobil dari Novie kepada Dewi Fitria Halim adalah sebagai hadiah. 2 unit mobil jenis mini cooper yang harganya tak kurang dari Rp370.568.200,- dan Land Rover seharga Rp871.500.000,- yang pembayarannya dilakukan Novie secara bertahap kepada Antony Budi Santoso. 

 

Kesaksian Dewi Fitria Halim telah membuka tabir kecurigaan pihak lain terutama investor yang melalui rekeningnya. Dewi sempat ditahan di Bareskrim tak kurang dari 4 bulan. Saat ini status nya masih tersangka dan ketentuannya menunggu Putusan sidang Novie, ujar Togi Aritonang kepada wartawan seusai sidang. 

 

Novie Ramayanto, Amd  didakwa berlapis secara alternatif dan akumulatif yaitu : 1. Pasal 378 KUHPidana atau 2. Pasal 372 KUHPidana atau 3. Pasal103 ayat (1) jo. Pasal 30 UU No. 8 Tahun 1995 Tentang Pasar Modal atau 4. Pasal103 ayat (2) UU No. 8 Tahun 1995 Tentang Pasar Modal Dan 5. Pasal 3 UU No. 8 Tahun  2010 Tentang  PPTPU (Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang) dengan ancaman hukuman selama 20 tahun pidana penjara. Sidang masih berlanjut minggu mendatang. (Y CHS).

Berita Terkait