Thu,14 December 2017


Bupati Sleman Pantau Daerah Terdampak Bencana Badai Cempaka

Indofakta 2017-11-30 16:53:50 Politik
Bupati Sleman Pantau Daerah Terdampak Bencana Badai Cempaka

SLEMAN -- Kawasan terdampak bencana yang diakibatkan oleh cuaca ekstrim beberapa hari terakhir ini ditinjau Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo, MSi, Kamis (30/11).

Hari ini, Bupati Sleman bersama Gubernur DIY Sultan HB X kunjungi Dusun Klaci, Desa Margoluwih, Seyegan, Sleman. Bahu jalan sepanjang lebih dari 10 meter mengalami longsor terkena luapan air sungai. 

Sri Purnomo tengah mengumpulkan data jumlah kerugian akibat cuaca buruk tersebut.

Pemerintah Kabupaten Sleman, menurut Sri Purnomo, telah mempersiapkan bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana serta memperbaiki fasilitas umum yang rusak.

"Datanya masih terus bertambah. Harapannya, minimal data yang masuk berapa sudah bisa diketahui walaupun besok pasti bertambah lagi,” jelas Sri Purnomo.

Bupati Sleman juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana yang dapat terjadi kapan saja. Juga menyarankan masyarakat untuk menjauhi tempat yang dianggap bahaya.

“Jangan sampai nanti timbul kerugian dan timbul korban. Termasuk binatang peliharaan juga harus dievakuasi,” papar Sri Purnomo.

Senada dengan apa yang disampaikan Bupati Sleman, Joko Supriyanto, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, berharap, masyarakat tetap waspada. "Meskipun bencana yang diakibatkan oleh badai Cempaka itu telah usai," kata Joko Supriyanto.

Menurut Joko, musim hujan dengan cuaca ekstrem masih akan terjadi hingga beberapa bulan ke depan. “Dan, tetap kita himbau untuk siaga," tandas Joko.

Puncaknya, musim hujan ini sampai Februari 2018. Meski musim hujannya mungkin sampai April. Jadi, sampai bulan Februari 2018 diperkirakan masih akan terjadi hujan lebat disertai angin kencang.

Hingga saat ini Prambanan merupakan titik terparah di Kabupaten Sleman yang terkena bencana badai Cempaka tersebut. Dan, BPBD Sleman telah mengerahkan lebih dari 200 personelnya untuk melakukan evakuasi di Kecamatan Prambanan. (Affan)

 

Berita Terkait