Thu,14 December 2017


Sleman Pertahankan Swasti Saba Wistara

Indofakta 2017-11-28 15:01:08 Nasional
Sleman Pertahankan Swasti Saba Wistara

JAKARTA -- Pemkab Sleman meraih penghargaan Swasti Saba Wistara, penghargaan tertinggi dalam verifikasi penyelenggaraan Kabupaten Kota Sehat 2017.

Penghargaan diserahkan Plt. Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, Ir. Diah Idrajati, kepada Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo, MSi, di Ruang Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa pagi (28/11). 

Bupati Sleman, Drs. Sri Purnomo, M.Si, menyampaikan, tahun 2017 ini merupakan ke lima kalinya Sleman ikut serta dalam penilaian Kabupaten Kota Sehat.

Pada tahun 2009 lalu, Kabupaten Sleman memperoleh Swasti Saba Padapa untuk Kabupaten Sehat klasifikasi pemantapan, dengan tatanan yang terpilih, yaitu ketahanan pangan dan gizi serta kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri.

Kemudian, pada tahun 2011 Kabupaten Sleman memperoleh Swasti Saba Wiwerda, dengan klasifikasi pembinaan untuk empat tatanan terpilih, yaitu ketahanan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri, kawasan permukiman sarana prasarana sehat dan kawasan pariwisata sehat.

Tahun 2013, memperoleh Swasti Saba Wiwerda dengan lima tatanan yang terpilih, yaitu kawasan permukiman sarana prasarana sehat, ketahanan pangan dan gizi, kawasan pariwisata sehat, kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri serta kehidupan sosial yang sehat.  

Tahun 2015, Kabupaten Sleman memperoleh penghargaan tertinggi Swasti Saba pengembangan (Wistara) dengan mengajukan tujuh tatanan, yaitu kawasan permukiman sarana prasarana sehat, kawasan tertib lalu lintas dan transportasi, kawasan pariwisata sehat, kawasan industri dan perkantoran sehat, ketahanan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri, serta kehidupan sosial yang sehat.

"Alhamdulillah, Sleman kembali meraih Swasti Saba Wistara dalam verifikasi Kabupaten Kota Sehat tahun 2017 dan saya sangat mengapresiasi kinerja jajaran Pemkab Sleman bersama seluruh masyarakat yang terlibat dalam upaya mewujudkan Sleman sebagai Kabupaten Sehat," jelas Sri Purnomo. 

Diraihnya penghargaan Swasti Saba Wistara tahun ini, Pemkab Sleman mengajukan tujuh tatanan terpilih, yang masing-masing memiliki kegiatan unggulan yang telah dilaksanakan dan telah memenuhi indikator yang telah ditetapkan dalam pedoman penyelenggaraan Kabupaten Sehat.

Selain itu, masing-masing dari tatanan itu telah memperoleh penghargaan dari berbagai pihak. Seperti untuk tatanan kawasan permukiman sarana prasarana sehat, Pemkab Sleman memperoleh IDSA Award pada tahun 2015 dari kategori E-Health, kategori E-education, E Tourism dan kategori E-Government.  

Untuk tatanan kehidupan sosial yang sehat, Pemkab Sleman memperoleh penghargaan Kabupaten Layak Anak Tingkat Madya, dan penghargaan lainnya. 

"Penghargaan itu merupakan hasil kerja keras semua stakeholder, baik dari kalangan pemerintah, swasta dan masyarakat yang tergabung dalam Forum Kabupaten Sehat dan Forum Komunikasi Desa Sehat Tingkat Kecamatan," kata Sri Purnomo.

Melalui pencapaian itu, Bupati Sleman yang didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Sleman, dr. Cahya Purnama, M.Kes, berharap dapat mendorong dan meningkatkan pembangunan kesehatan di Kabupaten Sleman.

Sekretaris Dinas Kesehatan kabupaten Sleman,  dr.  Cahya Purnama, M. Kes, menjelaskan, penghargaan Swasti Sabha Wistara atau taraf pengembangan diberikan kepada kabupaten kota yang memilih sekurang-kurangnya lima tatanan dan mencakup lebih dari 70 persen kecamatan.

Acara Penganugerahan Swasti Saba yang dihadiri Menteri Kesehatan RI, Nila Farid Moeloek, diharapkan penghargaan ini bukan tujuan utama. (Affan)

 

Berita Terkait