Tue,12 December 2017


Dolanan di Festival Sekaten 2017

Indofakta 2017-11-27 17:02:22 Serba Serbi
Dolanan di Festival Sekaten 2017

YOGYAKARTA – Bertempat di sekitar panggung utama perayaan Sekaten, Pemerintah Kota Yogyakarta adakan Festival Sekaten 2017 dibuka Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, hari ini.

Bertujuan untuk menghidupkan kembali nuansa dan "ruh" dari perayaan Sekaten yang mulai memudar melalui pengenalan makna dan filosofi di balik perayaan dan aktivitas Sekaten dalam bentuk festival panganan dan dolanan anak khas Sekaten.

Festival yang baru dilaksanakan pada tahun ini menampilkan 13 jenis dolanan: boy-boynan, nekeran, gangsing bambu, lompat tali, egrang, permainan pecut, balapan prau othok-othok, gobak sodor, permainan karet, engklek, bakiak, bekelan, dan dakon/congklak.

Sedangkan dalam panganan (makanan) khas Sekaten menampilkan makanan khas sekaten seperti nasi gurih dan telor merah (endog abang). 

Bagi Wakil Walikota, Heroe Poerwadi, pengenalan dolanan ini perlu dilakukan kepada anak-anak maupun masyarakat. "Banyak generasi sekarang yang tidak mengetahui permainan zaman dulu karena mereka lebih tertarik pada gadget," kata Heroe Poerwadi.

Dolanan anak di dalamnya terkandung pendidikan, memiliki ajaran dan nilai-nilai edukasi tersendiri. Mulai dari semangat gotong royong, kerjasama, sportifitas, kecerdasan, kecerdikan dan sosialiasi yang kuat. 

Sayangnya, permainan tradisional semakin hilang di tengah-tengah dunia anak bersama dengan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

"Pengenalan panganan juga perlu dilakukan kepada anak-anak maupun masyarakat agar mengenal makanan tradisional beserta makna atau pembelajaran di dalamnya," papar Heroe Poerwadi. 

Keikutsertaan Taman Pintar dalam Festival Sekaten 2017 ini, merupakan bentuk kepedulian Taman Pintar dalam melestarikan budaya dan tradisi masyarakat Yogyakarta yang memiliki nilai filosofi yang tinggi. 

"Di samping juga upaya untuk menunjukkan bahwa budaya atau tradisi dan teknologi pada hakikatnya dapat berjalan beriringan dan saling melengkapi," kata Afia Rosdiana, Kepala Bidang Taman Pintar Yogyakarta, Senin (27/11). (Affan)

Berita Terkait