Thu,14 December 2017


Pawai Kendaraan Hias Germas

Indofakta 2017-11-24 20:17:09 Serba Serbi
Pawai Kendaraan Hias Germas

YOGYAKARTA -- Di bawah guyuran hujan, tak kurang dari 70 kendaraan hias berpawai dalam karnaval kesehatan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.

Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke-53 sekaligus HUT Korpri ke-46, berlangsung pada Jum’at (24/11) sore.

Karnaval yang baru kali pertama diselenggarakan itu diikuti oleh berbagai elemen: perangkat daerah Kota Yogyakarta, masyarakat, Puskesmas, rumah sakit negeri dan swasta, organisasi profesi, institusi pendidikan, dan dunia usaha. 

Seperti disampaikan Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, karnaval ini salah satu upaya Pemerintah Kota Yogyakarta dalam menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk menggaungkan program gerakan masyarakat hidup sehat atau Germas, yang telah dideklarasikan di Kota Yogyakarta pada 7 November 2017.

“Karnaval ini adalah upaya nyata untuk mengajak partisipasi masyarakat agar menjaga kesehatan, menjaga lingkungan serta menjaga sikap perilaku dan kebiasaan-kebiasaan yang menyehatkan," kata Heroe Poerwadi sebelum melepas rombongan pawai.     

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, dr. Fita Yulia Kisworini, mengatakan, pawai ini untuk menyebarluaskan informasi tentang pembangunan kesehatan kepada masyarakat. "Sehingga nantinya mampu meneguhkan predikat Yogyakarta sebagai kota sehat," tandas dr Fita.

Harapannya, karnaval ini dapat menggerakkan seluruh elemen masyarakat, baik dari sektor pemerintah, penggalangan kemitraan dengan swasta dan organisasi kemasyarakat serta elemen masyarakat lainnya dalam melaksanakan pembangunan kesehatan untuk pencapaian Kota Yogyakarta sebagai kota sehat.

Saat ini, Kota Yogyakarta berhasil mempertahankan predikat "Kota Sehat Swasti Saba Wistara" atau penghargaan kota sehat tertinggi selama enam kali berturut-turut. 

"Hal ini tak lepas dari sinergitas antara berbagai unsur yang ada di Kota Yogyakarta. Dan, keberhasilan ini merupakan hasil kerjasama kita semua," papar Heroe Poerwadi. 

Sehingga hal itu dipublikasikan bersama melalui karnaval. "Agar masyarakat bangga atas prestasinya dan termotivasi untuk terus mempertahankan predikat kota sehat ini," jelas Heroe. 

Dikatakan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kota Yogyakarta, Tri Mardoyo, karnaval bertemakan keluarga sehat, Yogyakarta sehat, Indonesia kuat, kerja bersama setia sepanjang massa, dengan start dari Balaikota Timoho Yogyakarta dan berakhir di Titik Nol Kilometer setelah berpawai sejauh 7 km melewati Jalan Kenari, Jalan Mataram, dan berakhir di Titik Nol Kilometer. 

Meski baru diselenggarakan kali pertama, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Bahkan, ada beberapa wilayah yang menampilkan mobil hias lebih dari satu: Kelurahan Purwokinanti yang menampilkan enam mobil hias dan Kelurahan Tegalrejo dengan lima mobil hias. 

Peserta pawai menyampakan pesan-pesan kesehatan, dipadukan dengan potensi-potensi wilayah yang ada di Kota Yogyakarta.

Selain mempromosikan kesehatan, karnaval ini sekaligus juga mempromosikan potensi yang ada di Yogyakarta: potensi ekonomi dan seni budaya. (Affan)

 

Berita Terkait