Thu,14 December 2017


BPN Sumedang Capai Target 100 Persen dalam Program PTSL

Indofakta 2017-11-22 15:26:07 Daerah
BPN Sumedang Capai Target 100 Persen dalam Program PTSL

SUMEDANG -- Dari target total 10 ribuan bidang tanah yang diikutkan ke dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), diakui pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumedang saat ini realisasinya telah mencapai 100 persen.

Sebagaimana diterangkan Kepala BPN Sumedang Yoyon Sanjaya yang hadir bersama Bupati Sumedang H. Eka Setiawan, Camat dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan beserta para Kepala Desa se-Kecamatan Cisitu pada saat akan melakukan penyerahan sebanyak 500 bidang sertifikat tanah di Aula Desa Situmekar Kecamatan Cisitu sekaligus dalam acara pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tk. Kec. Cisitu, Rabu, (22/11/2017) pagi,  tahun 2017 ini di Kab. Sumedang terdapat 10.800 bidang program PTSL yang tersebar di 6 kecamatan, yaitu Kec. Cimanggung, Cibugel, Cimalaka, Buahdua, Cisitu dan Surian.

“Sertifikat PTSL atau dulu dikenal dengan istilah Prona, dari sekitar 10.000 sertifikat ditambah dari kegiatan lain yaitu lintas sektor untuk kegiatan UKM sebanyak 800 bidang dan Barang Milik Negara sebanyak 40 bidang, saat ini akan diserahkan sebanyak 500 buah (sertifikat), sementara sisanya akan diserahkan kemudian,” beber Yoyon.

Pada tahun 2018 mendatang pun, diungkapkan Yoyon, BPN Kab. Sumedang telah diberi target menyelesaikan sertifikat program PTSL sebanyak 60 ribu bidang. Jumlah tersebut belum termasuk untuk lintas sektor sebanyak 1.000 bidang, Redistribusi 2.000 bidang dan IP4T sebanyak 3.000 bidang.

“Dengan tugas besar yang diemban BPN Sumedang pun, kami mohon bantuan dari Pak Bupati (Eka) serta para Camat dan Kades di lingkungan Pemerintah Kab. Sumedang guna penyelesaiannya,” tuturnya.

Sementara itu dikatakan Bupati bahwa Pemerintahan era Joko Widodo saat ini telah menargetkan pada tahun 2025 mendatang semua bidang tanah telah mempunyai sertifikat. “Ini (PTSL) kan program Pak Presiden (Jokowi), dimana beliau telah memerintahkan melalui Kementerian Agraria & Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional yang ditindaklanjuti dengan menginstruksikan kepada seluruh Gubernur dan Bupati/Walikota untuk bisa menyelesaikan penyertifikatan seluruh bidang tanah. Tahun depan saja, Kecamatan Cisitu mendapatkan jatah sebanyak kurang lebih 10 ribu bidang yang semuanya itu didapatkan secara cuma-cuma, dan ini tentunya sebagai bentuk perhatian Pemerintah dan juga BPN kepada masyarakat,” ungkap Eka.

Terkait pelaksanaan STQ tingkat Kec. Cisitu yang akan diselenggarakan selama satu hari dan diikuti oleh 102 orang Qori/Qori’ah saat itu, Bupati memandangnya sebagai kegiatan yang sangat penting, khususnya sebagai salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Dirinya pun berharap di masa yang akan datang akan ada qori/qori’ah asal Kecamatan Cisitu yang mampu berbicara banyak baik di ajang kejuaraan tingkat nasional maupun mancanegara.

“Alhamdulillah hari ini saya dapat menghadiri dua kegiatan penting sekaligus. Khusus terkait STQ, sebagaimana kita pahami bahwa bagi umat muslim, membaca ayat suci Al-Qur’an itu hukumnya adalah wajib. Semoga saja melalui kegiatan STQ ini mampu melahirkan qori/qori’ah handal, dan utamanya bisa lebih mendekatkan diri kita kepada Allah SWT,” tandasnya.

Camat Cisitu Ari Kusnadi turut mengungkapkan, bahwasanya selama 32 tahun dia bekerja selaku Aparatur Sipil Negara, baru kali ini ajang STQ se-tingkat kecamatan dibuka oleh Bupati. Karena hal itu pula, dirinya bersama masyarakat Kec. Cisitu mengapresiasi kehadiran Bupati Eka saat itu.

“Selama saya jadi ASN dan sudah 7 Bupati, baru kali ini STQ tk. Kecamatan dibuka oleh yang namanya Bupati dan ini tentunya sebuah sejarah,” ujar Ari.

“Semoga saja kehadiran Bupati saat ini pun menjadi motivasi tersendiri bagi para qori/qori’ah yang akan bertanding hari ini sehingga mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya,” tukasnya.(hms/rls)

Berita Terkait