Tue,12 December 2017


DWP Kota Yogyakarta Gelar Workshop Entrepreneurship

Indofakta 2017-11-20 15:55:06 Politik
 DWP Kota Yogyakarta Gelar Workshop Entrepreneurship

YOGYAKARTA -- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Yogyakarta menyelenggarakan workshop entrepreneurship bagi anggotanya, Senin (20/11) pagi. 

Pelatihan yang berlangsung di Ruang Bima, Kompleks Balaikota Yogyakarta ini, dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-18 Dharma Wanita Persatuan. 

Seperti disampaikan Ketua DWP Kota Yogyakarta, Dian Wijaningrum Aman Yuriadijaya, pelatihan ini dimaksudkan untuk memotivasi anggota DWP dan kaum perempuan pada umumnya. "Agar terus  mengembangkan kualitas diri dan selalu kritis dalam melihat isu-isu yang berkembang di masyarakat," kata Dian Wijaningrum.

Menurut Dian, peran serta DWP dalam turut serta menyelesaikan masalah bangsa telah masuk dalam program prioritas yang telah ditetapkan bersama di antaranya adalah pemberdayaan ekonomi produktif dan kreatif bagi anggota dan masyarakat. 

Dengan diselenggarakaannya acara ini, diharapkan dapat menambah dan memperbarui ilmu pengetahuan. "Dan yang paling penting dapat menambah semangat kepada kita semua untuk berani memulai bisnis," tutur Dian.

Pelatihan ini sendiri ada dua materi: support IT dan Smartphone dalam kreatifitas bisnis yang dibawakan oleh Erik Hadi Saputra. Selain iti, ada praktek membuat lilin aroma oleh Andi Purnawan Putra, seorang pengrajin yang sudah menggeluti pembuatan lilin aroma selama dua dasawarsa ini. 

Dian berharap, melalui pelatihan ini, peserta dapat memanfaatkan perkembangan teknologi informasi sebagai media berbisnis.

"Sekarang ini perkembangan teknologi telah memungkinkan kita untuk berjualan melalui media sosial," kata Dian. 

Kondisi ini, kata Dian, harus kita lihat sebagai peluang untuk dapat meningkatkan perekonomian, bisa dimulai dari hal-hal yang sederhana seperti membuat lilin hias.

Sementara itu, Penasihat DWP Kota Yogyakarta, Hj. Tri Kirana Muslidatun yang akrab dipanggil Ana Haryadi, meminta agar anggota DWP senantiasa bergerak untuk mengembangkan skill. "Hal itu selain mampu meningkatkan kemandirian ekonomi, juga mampu berimplikasi positif pada kesehatan jiwa dan raga," papar Tri Kirana Haryadi.

“Kalau kita berbisnis," kata Ana Haryadi, "kita akan dituntut untuk berpikir secara efektif dan efisien." 

Hal ini akan membentuk pola pikir yang sehat. Selain itu, energi kita juga akan habis untuk hal-hal yang positif. "Sehingga tidak lagi bisa untuk memikirkan hal-hal negatif dan juga bisa memotivasi anak untuk lebih maju," papar Ana Haryadi yang berharap apa yang didapatkan di sini bisa dipraktekkan di rumah karena ini marketable.

Kegiatan itu mendapat respon positif. Terlihat dari antusiasme yang tinggi dari para peserta sejak awal hingga akhir acara. 

Sugiyatni, salah seorang peserta, mengungkapkan, materi yang diberikan sangat inspiratif dan bermanfaat dalam mengisi masa purnanya. Dan, ini bisa untuk menginspirasi peserta. "Saya ingin mencoba membuat sendiri, selain untuk kesibukan. Insya Allah juga bisa menghasilkan," pungkas Sugiyatni. (Affan)

 

Berita Terkait