Tue,12 December 2017


Mu'allimaat Berikan Penghargaan Umroh bagi Guru dan Karyawan

Indofakta 2017-11-20 09:56:55 Nasional
Mu'allimaat Berikan Penghargaan Umroh bagi Guru dan Karyawan

YOGYAKARTA -- Ke depan, banyak tantangan yang dihadapi Madrasah Mu'allimaat Muhammadiyah Yogyakarta. Untuk itu, perlu dipikirkan bagaimana madrasah ini bisa bertahan.

Hal itu dikatakan Direktur Mu'allimaat, Agustyani Ernawati, SPd, Senin (20/11), berkaitan dengan pemberian hadiah umroh bagi guru dan karyawan berprestasi.

Oleh karena sudah mencurahkan tenaga dan pikiran serta bekerja melebihi panggilan jiwanya untuk mengembangkan Madrasah Mu'allimaat Muhammadiyah Yogyakarta, pihak madrasah memberi penghargaan umroh -- kerjasama Mu'allimaat dan Bank Mu'amalat -- kepada 2 orang guru dan 2 orang karyawati: A'la Subkhi, Ahmad Junaidi Maksum, Siti Nur Jamilatun dan Sumiyati, yang berangkat bulan Desember 2017.

"Karena dedikasi mereka Mu'allimaat kini semakin berkembang dan prestasinya makin meningkat," tandas Agustyani Ernawati yang menambahkan jelang satu abad usianya, pasang surut pengelolaan Mu'allimaat mengikuti irama dan dinamika masyarakat.

Menurutnya, perjalanan panjang Mu'allimaat memberi pengalaman. Saat ini Mu'allimaat dipercaya masyarakat. "Dan harapan publik terhadap Mu'allimaat sangat besar, yang saat ini madrasah menjadi pusat keunggulan perempuan yang berkemajuan," kata Agustyani Ernawati. "Ini menjadi tantangan tersendiri bagi Muallimaat."

Prestasi Mu'allimaat semakin meningkat berkat kerjasama seluruh komponen. 

Dedikasi dan kerja keras guru, karyawan dan siswi pun lantas diapresiasi Direktur Madrasah Mu'allimaat Muhammadiyah Yogyakarta. 

Adapun prestasi bagi guru dan karyawan meliputi yang berkinerja baik, bisa mengantarkan siswi mencapai nilai sempurna 100, membuat karya inovatif, guru yang jadi pengurus persyarikatan Muhammadiyah atau Aisyiyah.

"Untuk iti, kita tidak boleh terlena dengan capaian yang telah diperoleh ini, tapi semakin meningkatkan mutu," kata Agustyani pada puncak acara milad Mu’allimaat jelang aatu abad dengan tema "Mu’allimaat Berkemajuan untuk Peradaban Dunia" yang dihadiri Dr. H. Immawan Wahyudi, MH (Wakil Bupati Gunung Kidul).

Sementara itu, Drs H Hamdan Hambali dari BPH Mu'allimin dan Muallimaat, mengatakan, saat ini Mu'allimaat sudah berkembang seperti yang diidam-idamkan warga Persyarikatan Muhammadiyah. (Affan)

Berita Terkait