Thu,14 December 2017


Gubernur Sumut Bersama Pengemudi Angkutan Online

Indofakta 2017-11-16 21:12:00 Daerah
Gubernur Sumut Bersama Pengemudi Angkutan Online

MEDAN-Saat menghadiri Silaturahim Bersama Mitra salah satu penyedia aplikasi angkutan online, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi mengingatkan agar para pengendara menjaga sikap dan mentaati semua peraturan lalu lintas serta memenuhi persyaratan sebagai penyedia jasa angkutan sewa khusus (ASK).

 “Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah menerbitkan Permenhub nomor PM 108 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, dengan tujuan terciptanya kesetaraan, keberlangsungan usaha, perlindungan konsumen dan kepentingan nasional, keselamatan dan keamanan angkutan serta menjaga situasi dan kondisi dalam keadaan kondusif,” ujar Tengku Erry pada acara yang digelar di Griya Ben Conventon Center Medan, Kamis (16/11/2017).

Ketentuan yang diatur dalam Permenhub tersebut kata Erry, mencakup diantaranya ketentuan wilayah operasi, jumlah kuota, tarif, kepemilikan, domisili kendaraan, uji kendaraan dan peran aplikator sebagai penyedia aplikasi atau perusahaan angkutan umum.  Sebagaimana diketahui, untuk Sumut sendiri tarif ditetapkan sebesar Rp3.500 (terendah) hingga Rp6.000 (tertinggi) untuk setiap kilometernya.

 “Saya yakin masyarakat akan melihat mana pelayanan yang baik, sistem yang baik dan kualitas yang baik. Apalagi sesuai namanya yakni Grab yang merupakan singkatan dari Gigih, Ramah, Aman dan Baik. Inilah bentuk manfaat dari perkembangan teknologi informasi yang mampu menyerap tenaga kerja,” sebut Erry.

Untuk itu Erry meminta agar para mitra atau pengendara ASK berbasis aplikasi (taksi online) yang memberikan kemudahan dan keterjangkauan harga, harus tertib dan berkeselamatan. Dirinya juga berharap aplikator dan mitra kerjanya melakukan peminaan terhadap pengemudi agar selalu menaati peraturan dalam berlalu lintas, parkir pada tempatnya, tidak mangkal di sembarang tempat, menjaga sopan santun kepada pelanggan dan menghindari gesekan dengan angkutan umum regular.

“Dengan kemudahan yang diberikan melalui sistem online ini, menjadi perhatian bagi masyarakat luas. Karena kita tahu bahwa angkutan umum berbasis teknologi informasi internet merupakan suatu keniscayaan, konsep berbagai angkutan sharing sebagai model ekonomi berbagi dan ditopang teknologi informasi sudah sedemikian massif,” sebut Erry.

Sementara Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menyebutkan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan mitra mereka. Baik dari segi kenyamanan dan keamanan. Khusus untuk lokasi, saat ini keberadaannya sudah masuk ke Kota Pematang Siantar.

“Transportasi online sudah semakin diminati masyarakat. Untuk keamanan, kita juga memonitoring kecepatan kendaraan terutama sepeda motor. Apabila kecepatannya sudah terlalu tinggi, maka akan ada retraining kepada mitra tersebut,” ujarnya.

Selain itu, untuk faktor keamanan bagi pengendara maupun penumpang lanjut Ridzki, pihaknya melakukan kerjasama dengan Kepolisian Daerah (Polda) Sumut untuk penggunaan aplikasi Polisi Kita. Hal itu untuk membantu memonitor apabila terjadi kejahatan dan lain-lain.

Dalam kesempatan teresbut, Gubernur Tengku Erry juga memberikan pertanyaan berhadiah kepada para mitra Grab yang hadir. Mendapat tantangan dari Erry, seluruh pengendara ASK pun bersorak dan antusias ikut berpartisipasi menjawab beberapa soal dari orang nomor 1 di Sumut tersebut. Usai membuat heboh, Gubernur Tengku Erry dihadiahi cenderamata oleh pimpinan Grab.(Rafa)

Berita Terkait