Tue,12 December 2017


Siswa Streesmutprakan School Thailand Kunjungi Mu'allimaat Yogyakarta

Indofakta 2017-11-16 18:32:26 Edukasi
Siswa Streesmutprakan School Thailand Kunjungi Mu'allimaat Yogyakarta

YOGYAKARTA -- Dalam rangka meningkatkan kualitas peserta didik dan membuka wawasan pendidikan di Indonesia, sebanyak 13 siswa dan 5 guru pendamping dari Streesmutprakan School Thailand kunjungi Madrasah Mu'allimaat Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis (16/11).

Hal itu merupakan kunjungan balasan setelah pada 20-31 Mei 2016 lalu, siswi dan guru Madrasah Mu'allimaat Muhammadiyah Yogyakarta kunjungi Streesmutprakan School Thailand.

"Bersahabat dan bekerjasama dengan berbagai lembaga, sekolah, madrasah dan universitas baik di dalam maupun luar negeri, sangat diperlukan," kata Agustyani Ernawati, SPd, Direktur Madrasah Mu'allimaat Muhammadiyah Yogyakarta, yang menambahkan sejak 2015 Mu'allimaat jalin kerjasama dengan beberapa negara di Asean dalam program sister school.

Selain dengan lembaga pendidikan di Australia dan Streesmutprakan School Thailand, Mu'allimaat juga bekerjasama dengan NTU Singapura, New Water Singapura, Unity College, Sekolah Menengah Sains Perempuan Malaysia, Matrix International School Malaysia.

"Saya berharap, nantinya madrasah ini bisa menjadi pusat keunggulan pendidikan perempuan," kata Agustyani Ernawati menambahkan madrasah akan selalu memberi wawasan pendidikan kepada siswi dan guru.

Selama di Yogyakarta, rombongan Streesmutprakan School Thailand mendapat pengenalan budaya Indonesia. Selain itu, pihak Streesmutprakan yang bersahabat dengan siswi Mu'allimaat melalui pendekatan budaya, juga membagikan pengalaman kepada siswi Mu'allimaat Yogyakarta.

Dengan demikian, persahabatan antara siswi Madrasah Mu'allimaat Muhammadiyah Yogyakarta dan sekolah menengah umum dari Thailand dapat terjalin dan menghasilkan kerjasama berikutnya dalam hal pertukaran pelajar dan guru.

"Salah satu manfaat dari program sister school ini untuk meningkatkan pengetahuan global dalam dunia pendidikan yang terus berkembang dewasa ini," papar Agustyani Ernawati yang menambahkan hal itu juga untuk meningkatkan pengetahuan akademik siswi dan guru. (Affan)

Berita Terkait