Tue,21 November 2017


STTKD Yogyakarta Songsong Bandara NYIA

Indofakta 2017-11-12 20:04:07 Serba Serbi
 STTKD Yogyakarta Songsong Bandara NYIA

YOGYAKARTA -- Sambil menikmati suasana pagi di Malioboro, masyarakat Yogyakarta dan wisatawan saksikan kemeriahan kirab sejuta derap langkah STTKD Yogyakarta, Minggu (12/11).

 

Kegiatan dalam rangka peringati Hari Pahlawan sekaligus pamitan dan perkenalan taruna-taruni STTKD Yogyakarta dilepas Ketua STTKD Yogyakarta, Marsda TNI (Purn) H Udin Kurniadi di halaman DPRD DIY Jl Malioboro menuju Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

 

"Semoga kita dapat meneladani semangat perjuangan para pahlawan dalam rangka pembangunan Indonesia di segala bidang," papar Udin Kurniadi.

 

Dikatakan Udin Kurniadi, konsep poros maritim dunia, sebagaimana visi Nawacita Presiden RI Ir Joko Widodo, tidak hanya melibatkan TNI AL, tapi juga TNI AU.

 

Dengan konsep itu, Indonesia secara implisit juga dituntut untuk menjadi poros dirgantara dunia.

 

"Untuk itu, STTKD Yogyakarta sesuai dengan visinya sebagai pusat keunggulan di bidang kedirgantaraan telah siap mewujudkan hal itu," kata Marsda TNI (Purn) H Udin Kurniadi, SE, MM, Ketua STTKD Yogyakarta, hari ini di Malioboro Yogyakarta.

 

Menurut Udin Kurniadi, yang didampingi Kol. Kes. Drs Zainal Abidin, M.Kes, di DIY sekarang ini baru membangun bandar udara di Kulon Progo yang siap beroperasi tahun 2019 mendatang. "Dan hal itu membutuhkan banyak tenaga ahli yang mumpuni dan berkompeten," tandas Udin Kurniadi di sela-sela pamit wisudawan-wisudawati dan perkenalan taruna-taruni baru Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta tahun akademik 2017/2018.

 

"Ini kali pertama kali STTKD Yogyakarta mengadakan kirab," kata Udin Kurniadi yang mohon maaf kepada warga Yogyakarta karena ditutupnya jalan Malioboro selama 1,5 jam.

 

Bertajuk kirab sejuta derap langkah STTKD Yogyakarta songsong bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) sebanyak 1.550 orang peserta berjalan dari halaman DPRD DIY menuju Titik Nol Kilometer.

 

Masyarakat pun menyaksikan kemeriahan kirab itu, yang terdiri dari taruna-taruni berprestasi, drumband Gema Dirgantara STTKD, calon wisudawan-wisudawati, unit kegiatan mahasiswa, taruna-taruni junior tingkat 1, taruna-taruni organisasi, dan rampak kendang.

 

Kirab itu sebagai ungkapan syukur dan terima kasih kepada masyarakat Yogyakarta yang telah mendorong terlaksananya pendidikan taruna-taruni di STTKD Yogyakarta. "Kami mohon doa restu semoga mereka dapat menjalankan amanah untuk menjaga dirgantara Indonesia," kata Udin Kurniadi, yang menambahkan hal itu untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros dirgantara dunia. (Affan)

 

Berita Terkait