Tue,21 November 2017


Sarjana Harus Beri Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat

Indofakta 2017-11-11 11:22:45 Edukasi
 Sarjana Harus Beri Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat

YOGYAKARTA -- Pembelajaran diri harus tetap dilakukan sepanjang hayat. Oleh karena, hanya dengan berbekal ijazah saja tidak cukup untuk berkiprah di masyarakat.

 

Hal itu disampaikan Prof Dr Hj Siti Muslimah Widyastuti dari Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan PP Muhammadiyah dalam acara Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.

 

Dikatakan Siti Muslimah, keberhasilan dalam pendidikan formal, baik dalam strata S1 maupun S2, hendaklah dijadikan sebagai sarana untuk menunaikan kewajiban. "Juga tanggungjawab dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat luas," papar Siti Muslimah.

 

Momentum kali ini, diharapkan Siti Muslimah dapat menjadi pemicu semangat wisudawan untuk selalu meningkatkan kualitas. "Sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," tandas Siti Muslimah.

 

Wisudawan, diharapkan Siti Muslimah, dapat mengamalkan ilmu yang telah diperoleh dari UAD di masyarakat sesuai dengan bidang masing-masing.

 

Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, seperti disampaikan Siti Muslimah, juga berbahagia. "Karena UAD telah mendapatkan akreditasi institusi dari AIPT dan BAN PT dengan nilai A," kata Siti Muslimah yang menambahkan semoga tahun mendatang UAD terus berbenah diri untuk mempertahankannya.

 

Pada kesempatan itu, Rektor UAD, Dr H Kasiyarno, M.Hum, menyerahkan 1.171 wisudawan kepada orang tua dalam wisuda program sarjana dan pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta di Hall A Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta, Sabtu (11/11).

 

"Saya mengucapkan selamat kepada wisudawan atas keberhasilannya dalam menyelesaikan studi dan memperoleh gelar kesarjanaan dari perguruan tinggi Muhammadiyah ini," kata Kasiyarno yang mengucapkan terimakasih kepada orang tua wisudawan atas kepercayaannya kepada UAD dalam mendidik dan mengantarkan anaknya menjadi sarjana muslim.

 

"Semoga kesarjanaan dan kemuslimannya dapat menambah kebahagiaan keluarga wisudawan," tandas Kasiyarno.

 

Kali ini, sebanyak 1.104 wisudawan dari Prodi S1 dengan IPK rata-rata 3,4 dan 67 wisudawan Prodi S2 dengan IPK rata-rata 3,6. Dan sampai saat ini, alumni UAD Yogyakarta berjumlah 41.808 orang.

 

Wisudawan S1 UAD Yogyakarta periode November 2017 dengan IPK terbaik diraih Novie Arista (PGSD, IPK 3,96), Rosita Dewi (PGSD, IPK 3,96), Isnah Fitriani (IKM, IPK 3,95), Astri Wahidah R (Ilkom, IPK 3,93), dan Kukuh Lestantu K (Manajemen Khusus, IPK 3,93)

 

Wisudawan S1 dengan lulus tercepat 3 tahun 10 bulan 22 hari diraih Yuniarti Astuti (IPK 3,68) dari Prodi S1 Farmasi dan Wiwik Nur Hidayati (IPK 3,74) dari Prodi S1 Fisika yang lulus 3 tahun 10 bulan dan 24 hari. Wisudawan termuda yang lulus pada usia 20 tahun 18 hari adalah Deden Hardian (IPK 3,13) dari Prodi S1 Farmasi.

 

Sedangkan untuk terbaik S2 diraih Pradika Nudya RR (IPK 3,97) dari Magister Farmasi dan Ainun Muthoharoh (IPK 3,97) dari Magister Farmasi. (Affan)

 

Berita Terkait