Tue,21 November 2017


Diduga remas Payudara, tukang becak dilaporkan ke Polisi

Indofakta 2017-11-10 17:20:44 Daerah
Diduga remas Payudara, tukang becak dilaporkan ke Polisi

TASIKMALAYA --Dugaan pelecehan seksual terjadi kepada salaseorang Anggota Linmas Wanita di bawah naungan satpol PP Kota Tasikmalaya,Jawa Barat saat melakukan tugasnya.

 

Pasalnya, seorang Tukang Beca diduga memegang payudara anggota Satpol PP perempuan yang bertugas melakukan penertiban becak Di kawasan Jalan HZ Mustofa Kota Tasikmalaya pada Jumat  (03/11/ 2017)Pekan Kemarin.

 

Kejadian bermula ketika GA sedang melaksanakan tugas penertiban di kawasan Jalan HZ Mustofa Kota Tasikmalaya,Jawa Barat.

 

Saat itu seorang penarik becak yang ngotot masuk ke Jalur HZ Mustofa ia dari arah Jalan Babakan Payung hendak melintas ke jalan HZ Mustofa.

 

"Anggota Saya kan lagi bertugas, makanya sama anggota saya di tertibkan, dibantu juga dengan petugas lain," ungkap Kasi Tibum Pol PP Kota Tasikmalaya saat di tanya wartawan di kantornya.

 

Korban  dan penarik becak yang belum diketahui identitasnya itu pun sempat bersitegang. Saat itu, pengayuh becak itu menyentuh payudaranya korban hingga korban melapor ke kami tuturnya.

 

Selain itu Hendi Junaedi juga mengatakan," Pada Jumat (10/11/2017)“Iya,ada anggota saya yang perempuan disentuh bagian dadanya oleh salah satu Penarik becak yang Hendak melintas si kawasan Jalan HZ Mustofa dan saat ini sudah dilaporkan ke Polresta dan sudah di lakukan divisum,” ujarnya.

 

Usai kejadian tersebut, GA (20) warga Kecamatan Mangkubumi ini pun langsung melaporkan tindakan asusila itu ke Sat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota. 

 

Diharapkan kepolisian bisa segera menindaklanjuti dan memproses pelaku sesegera mungkin.

 

"Kami minta polisi secepatnya menangkap pelaku dan memprosesnya," tuturnya di  Kantor Satpol PP.

 

Lebih Lanjut Hendi mengatakan "upaya hukum tersebut juga merupakan antisipasi untuk meredam permasalahan semakin membesar.

 

Dia juga meminta kepada anggotanya untuk tidak melakukan tindakan anarkis di lapangan. "Perkaranya kan sudah masuk ke kepolisian, kita serahkan kepada penegak hukum," Imbuhnya (Andri)

Berita Terkait