Tue,21 November 2017


Perda RTRW akan segera direvisi

Indofakta 2017-11-08 16:42:25 Daerah
Perda RTRW akan segera direvisi

SUMEDANG -- Sekretaris Daerah H. Zaenal Alimin memimpin rapat Revisi Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sumedang tahun 2011-2031 yang bertempat di Ruang Rapat Tadjimalela Bappppeda Kabupaten Sumedang Rabu, (8/11).

 

Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Pembangunan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kepala Dinas perikanan dan peternakan, Kepala Disparbudpora, Unsur Dinas PUPR serta unsur dinas terkait lainnya.

 

Tomi,ST Kasubid Infrastruktur dan pengembangan wilayah Bappppeda secara teknis menyampaikan Kriteria dan tata cara peninjauan kembali tata ruang yang tercantum dalam Peraturan Daerah nomor 15 tahun 2010 terkait pasal 81 dan 82 bahwa peninjauan kembali rencana tata ruang dilakukan satu kali dalam 5 tahun atau bisa lebih dari satu kali apabila terjadi bencana alam yang besar, perubahan batas teritorial negara, serta perubahan batas wilayah daerah.

 

Menurut Tomi ST, “ternyata dari hasil Peninjauam Kembali, Sumedang sudah waktunya untuk direvisi karena Kabupaten Sumedang sudah menginjak tahun ke 4 dan ke 5, revisi berkaitan dengan  pembangunan-pembangunan yang melibatkan adanya faktor eksternal dan faktor internal, antara lain pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus pariwisata di Waduk Jatigede, pembangunan jalan tol Cisumdawu, pengembangan pusat kegiatan kawasan perkotaan di kawasan Sumedang, Cimalaka, Ujungjaya dan Tomo, serta pengembangan kawasan industri dan pengembangan jalan kabupaten,”ujarnya.

 

dijelaskan Tomi, dari hasil revisi muatan RTRW Kabupaten Sumedang jumlah desa yang semula 276 desa 7 kelurahan setelah direvisi menjadi 270 Desa 7 kelurahan, rencana sistem perkotaan yang awalnya Pusat Kegiatan Lokal (PKL) menjadi Pusat Kegiatan Wilayah (PKW), Pusat Pelayanan Kawasan (PPK) menjadi Pusat Kegiatan Lokal (PKL), Pusat Pelayanan Lingkungan (PPL) menjadi Pusat Pelayanan Kawasan (PPK), dan Pusat Pelayanan Lingkungan (PPL) menjadi Pusat Kegiatan Lokal (PKL).

 

“Dan melihat dari strategis kabupaten Sumedang dengan dibangunnya jalan tol Cisumdawu yang menghubungkan jalur transportasi Nasional di antara dua pusat kegiatan Nasional yaitu Bandung dan Cirebon serta Bandara Internasional Jawa Barat, Sumedang memiliki daya dukung lingkungan yang dapat diandalkan untuk pengembangan wilayah,”ucapnya.

 

Sekda H. Zaenal Alimin mengatakan tujuan RTRW Kabupaten Sumedang tahun 2011-2031 yaitu mewujudkan Sumedang sebagai Kabupaten Agribisnis yang didukung olrh kepariwisataan, Pendidikan, perkotaan, dan perindustrian secara efektif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

 

“Sumedang berpontesi dari Agribisnis yaitu Ubi Cilembu, Sawo Sukatali, Jagung Cibugel, Salak Bangkok, Tembakau Mole dan banyak lagi, kemudian dari potensi pariwisata adanya wisata alam, buatan, minat khusus, budaya, dari pendidikan yaitu Kawasan Pendidikan Jatinangor, UNSAP dan UPI.  Penataan RTRW sangat menentukan masa depan Kabupaten Sumedang untuk lebih maju”,ujar Zaenal.

(hms/hgky)

Berita Terkait