Tue,21 November 2017


Kelompok UMKM Sumedang diupayakan menjadi Tangguh dan Mandiri

Indofakta 2017-11-06 17:20:58 Daerah
Kelompok UMKM Sumedang diupayakan menjadi Tangguh dan Mandiri

SUMEDANG -- Sebagai upaya untuk menjadikan kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang tangguh dan mandiri, sebanyak tiga puluh kelompok UMKM se-Kecamatan Pamulihan disertakan dalam acara pengembangan jaringan dan kemitraan UMKM dalam era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang gelar di Balai Desa Haurngombong Kec. Pamulihan, Senin, (6/11/2017).

 

Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kab. Sumedang Dadang Sukma selaku inisiator kegiatan mengatakan, acara yang diselenggarakannya tersebut memiliki maksud sebagai wujud pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah dalam upaya meningkatkan kehidupan dan taraf hidup masyarakat. "Selain itu, diharapkan melalui kegiatan ini juga akan mampu memperluas lapangan kerja dan dapat memberikan pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat," terang Dadang.

 

Masih menurut Dadang, untuk mencapai tujuan dimaksud, ada beberapa program kegiatan yang akan dilaksanakan, diantaranya adalah penguatan produk UMKM, Fasilitasi Regulasi, Pemasaran Produk, Fasilitasi permodalan, Fasilitasi berbagai pelatihan dan Wirausaha baru.

 

Sementara itu, Bupati Sumedang, H. Eka Setiawan didampingi Ketua Dekranasda Kab. Sumedang Hj. Hanne Budhi Eka Setiawan menuturkan, Kab. Sumedang memiliki begitu banyak produk UMKM yang tersebar di tiap Kecamatan.

 

Namun demikian, sebagaimana diungkapkannya bahwa persoalannya adalah bagaimana caranya sehingga produk-produk UMKM yang dimiliki bisa masuk ke dalam jaringan pemasaran. "Produk UMKM kita semuanya luar biasa, tinggal masalahnya bisa diterima pasar atau tidak. Untuk itu, para pelaku UMKM harus senantiasa meningkatkan kualitas produknya masing-masing, baik dari aspek pengemasan, kualitas produk hingga harga yang kompetitif," tukasnya.

 

"Harga dari setiap produk kalau bisa yang terjangkau. Boleh mahal, asal memiliki kualitas," imbuhnya.

 

Pada kesempatan tersebut, terkait permodalan UMKM, Eka menekankan agar hendaknya para pelaku UMKM dapat memilih model permodalan yang memiliki bunga ringan, sehingga tidak akan memberatkan para pelaku usaha.

 

"Masalah permodalan bagi pelaku UMKM saya kita banyak skema. Seperti halnya saja Kredit Kusumah milik Bank Sumedang, Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan lain sebagainya. Pokoknya bagi yang memerlukan modal tentu harus menggunakan yang murah (bunga ringan)," tegasnya.

 

Seusai membuka kegiatan secara resmi, Eka juga berharap SKPD terkait agar lebih rajin memberikan berbagai ilmu demi kemajuan UMKM di Sumedang. "Saya juga berharap peran serta para Kepala Desa untuk memonitor potensi unggulan di daerahnya masing-masing, termasuk juga potensi sektor kawasan wisata untuk kita ikut dorong keberadaannya," pungkasnya.

 

Sebelumnya, Bupati Eka juga berkenan meninjau salah satu produk UMKM dari desa setempat yaitu industri rumah tangga milik Ny. Yayah Muliawati dengan produk yang dihasilkan adalah kerupuk susu dan berbagai panganan hasil olahan susu lainnya serta hasil olahan tanaman Lidah Buaya.( hms/hgky)

Berita Terkait