Tue,21 November 2017


Ditasik, Bocah adik Kaka bantu orang tua Cari Rongsokan hingga tengah Malam

Indofakta 2017-11-01 19:44:25 Daerah
Ditasik, Bocah adik Kaka bantu orang tua Cari Rongsokan hingga tengah Malam

TASIKMALAYA - Sepasang Adik Kakak di Kota Tasikmalaya,Jawa Barat mengais rezeqi malam hari saat usianya masih sangat belia. Kisahnya menjadi viral karena membawa sang adik keliling Kota mencari sampah sambil tertidur dalam gerobak. Ironisnya, kedua anak ini diketahui putus sekolah dengan dalih membantu ekonomi keluarga.

 

Seperti inilah aktifitas keseharian Sahrul Gunawan dan Adiknya Salsa Nabila, Warga Kereteg, Cigantang, Mangkubumi,Kota Tasikmalaya Jawa Barat. Dua bocah adik kakak ini bekerja hampir setiap malam untuk mencari sampah dan rongsokan di jalanan kota. Bermodalkan gerobak using, sahrul dan salsa menyusuri jalan HZ Mustofa hingga jalan Siliwangi untuk mengumpulkan sampah bekas air mineral, kawat, paku hingga kardus bekas.

 

Kisahnya menjadi viral dimedia sosial karena bekerja malam hari mencari sampah sambil membawa adiknya yang paling kecil. Sang adik, senja setiawan (3) selalu tertidur lelap dalam gerobak berisi sampah ketika kakanya bergantian mendorong gerobak.

 

Keduanya mengaku mendapatkan penghasilan antara 20 hingga 45 ribu rupiah hasil mencari nafkah setiap malamnya. Uang digunakan untuk kebutuhan makan,biaya adik,  dan keluarganya hingga untuk menabung.

 

Saat di tanya  wartawan di jalan HZ Mustofa Kota Tasikmalaya, Jawa Barat Sahrul Gunawan, mengaku,” saya pengahasilan tiap malam empat puluh ribu yang saya cari sampah botol bekas mineral terus kawat dan paku paparnya

 

Lebih lanjut ia mengatakan,”saya sebetulnya  masih sekolah kelas empat sekolah di cigantang,mangkubumi mamah sama bapak ada mereka kerjanya nyari rongsok juga,saya disuruh kerja sama mamah bapak pengennyari ajah alasanya nyari buat bekal sekolah  gak bayar sekolahnya buat tabungan tiap hari saya bisa nabung sepuluh ribu kalo keliling bengini. Saya  sampai jam 11 atau 12 biasanya sampai jam 1 gak takut sih ini yang digerobak yang lagi tidur adek saya paparnya Rabu (01/11/2017) malam.

 

Sementara itu, Adik sahrul Salsa Nabila menuturkan,” saya ikut nyari rongsokan om  juga sama kakak saya yang, dicari rongsok sama plastik kemudian itu dijual kepasar biasanya dapat 30-40 ribu, akunya.

 

Nanti duitnya dipakai biaya. biaya adek aku dan kakak buat sekolah kaka saya. Sementara ayah digarut kalau ibu dinagarawangi, Kota Tasikmalaya ibu juga  ngerongsok bapak juga gak takut malam malam.. maunya sendiri nyari ucapnya yang polos.

 

Sayangnya,meski mengaku masih sekolah, Sahrul dan Salsa ternyata sudah putus sekolah sejak satu tahun silam. nama kedua bocah malang ini pernah tercatat duduk dibangku kelas satu SD Negeri Sindangasih,Cigantang sebelum mengeluarkan diri.

 

Pihak sekolah terus berupaya membujuk, namun gagal membawa sahrul dan salsa kembali duduk dibangku sekolah karena tidak diizinkan ibu kandungnya. (Andri)

Berita Terkait