Tue,21 November 2017


Mabes diminta periksa pemeriksa,Terdakwa tolak ceburkan korban ke Irigasi

Indofakta 2017-11-01 05:14:20 Hukum / Kriminal
Mabes diminta periksa pemeriksa,Terdakwa tolak ceburkan korban ke Irigasi

KARAWANG --   Tiga terdakwa pembunuh sadis, irwan mohamad fazri, tidak mengakui telah menceburkan ke irigasi kw 4 johar, setelah korban meninggal di darat sekitar tkp. Hal ini, ditegaskan lewat pledoi, yang dibacakan pengacaranya, disidang yang digelar, selasa (31/10)

       

Dalam kasus tersebut, terdakwa, tito, indra dan bambang, ikut terlibat, setelah teman lainya terlebih dahulu memperdaya korban. Makanya, pengacara korban melalui pembelaannya, memohon agar majelis hakim memperingan hukuman terhadap ketiga terdakwa tadi.

         

Menyusul  tiga terdakwa tidak mengakui telah menceburkan korban yang sudah tidak bernyawa ke irigasi, pengunjung sidang minta mabes polri untuk memeriksa pemeriksa polsek karawang. Lebih parah lagi, pada persidangan sebelumnya diantara terdakwa mengaku ditodong pistol, saat proses bap.

         

Menurut kedua orang tua korban, herry herawati, dalam kasus pembunuhan anaknya, ada barang bukti yang tidak dijadikan alat bukti. Diantantaranya, cctv, hp, celana panjang milik korban.

         

Kemudian seorang saksi kunci selaku penjemput anaknya, bernama, asep rukmana, sampai saat ini tidak diperiksa untuk di bap. Padalah lewat testimoni yang dikuatkan oleh pernyataan, asep rukmana tadi, jelas jelas pelaku yang menceburkan korban disebutkan nama orangnya

         

Keluarga korban menyesalkan kepada pengacara yang mengatakan bahwa terdakwa tidak pernah dihukum. Padahal, ada salah seorang terdakwa yang sudah menjadi terpidana pada kasus lain. (abdullah/jay)

       

             

 

Berita Terkait