Tue,21 November 2017


DIY Ikuti OlympicAD ke-5 di Lampung

Indofakta 2017-10-25 05:32:12 Edukasi
DIY Ikuti OlympicAD ke-5 di Lampung

YOGYAKARTA -- Muhammadiyah dan olympiade merupakan dua kata yang tidak dapat dipisahkan dalam lintasan sejarah Persyarikatan Muhammadiyah. Sejak 1925, olympiade secara rutin diadakan Muhammadiyah untuk merajut silaturrahim dan kompetisi.

 

Menurut Dr Tasman Hamami, MA, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta, yang membidangi pendidikan dasar dan menengah, olympiade merupakan salah satu tradisi besar yang telah diwariskan para pendahulu Muhammadiyah.

 

Berkaitan hal itu, Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PWM DIY menargetkan DIY sebagai juara umum dalam Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) ke-5 yang akan digelar pada tanggal 26-29 Oktober 2017 di propinsi Lampung.

 

“Ya targetnya juara umumlah dan kita sudah siapkan semuanya dengan serius,” terang Achmad Muhammad, MAg, ketua panitia sukses OlympicAD Kafilah DIY, seperti yang disampaikan kepada wartawan, Selasa (24/10) di Kantor PWM DIY Jl Gedongkuning Yogyakarta sebelum melepas kontingan DIY.

 

Dalam rombongan itu, diikuti juga guru pendamping, peserta Farum Guru Muhammadiyah (FGM), official dan para peserta dari 464 sekolah dan madrasah Muhammadiyah di DIY yang telah ditunjuk untuk mewakili DIY dalam ajang OlympicAD dengan tema berkemajuan, sinergi dan berprestasi.

 

Sejumlah lomba bakal diikuti Kafilah DIY: olimpiade matapelajaran, kreatifitas siswa, olimpiade guru dan kepala sekolah. Selain itu olimpiade sekolah, olimpiade al-Qur'an, dan turnamen Tapak Suci Putera Muhammadiyah.

 

Ditambahkan Drs H Sukiman, MA, Sekretaris PWM DIY, OlympicAD adalah program yang diselenggarakan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Pusat Muhammadiyah. "Sebagai event nasional, PWM DIY sangat mendukung kesuksesan OlympicAD," kata Sukiman, yang menambahkan salah satunya dengan mengirimkan kafilah berjumlah 792 orang terdiri dari siswa dan pendamping.

 

Mereka adalah utusan terbaik, yang diharapkan mampu mengharumkan nama Muhammadiyah DIY di ajang bergengsi itu melalui mengokohkan silaturrahim, menjalin sinergi dan meraih prestasi.

 

Sebelumnya, sebanyak 783 orang sudah dilatih secara sistematis lewat sejumlah kegiatan eksibisi dan pendalaman materi di Komplek Perguruan Muhammadiyah Jl Kapas Yogyakarta: SD Muhammadiyah Sokonandi, SMP Muhammadiyah 2 dan UAD Yogyakarta, pada 7-21 Oktober 2017. Juga diberikan pemahaman dan pengetahuan yang sama antara guru pendamping dengan siswa yang akan jadi peserta. 

 

"Tujuannya untuk memetakan potensi calon peserta sehingga mereka dapat mengikuti program pendalaman materi," ungkap Achmad Muhammad yang menambahkan pendalaman materi melibatkan dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.

 

Peserta dalam OlympicAD tingkat nasional kali ini adalah mereka yang berhasil menjadi juara dalam lomba OlympicAD tingkat DIY beberapa waktu silam setelah sebelumnya ikuti proses seleksi di tiap sekolah/madrasah dan Dikdasmen PDM Kabupaten/Kota. Dan, pemenangnya berhak menjadi peserta dalam OlympicAD tingkat nasional untuk mewakili DIY.

 

Menurut Achmad Muhammad, Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PWM DIY, kafilah DIY ini adalah perwakilan dari 148 sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-DIY meliputi SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA.

 

Selama di Lampung tidak hanya mengikuti kompetisi, tapi juga pawai ta'aruf dan tour de Lampung menggunakan 13 bis yang dikawal tim kesehatan RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta terdiri dokter, perawat, apoteker dan didukung satu mobil ambulans.

 

Dalam pelepasan kafilah DIY, PWM DIY memberikan reward berupa uang pembinaan bagi 96 siswa yang mendapat peringkat 1, 2 dan 3 dalam eksibisi OlympicAD yang dilaksanakan 16 September 2017 lalu. "Hal ini sebagai bentuk komitmen PWM DIY untuk selalu memotivasi siswa agar meraih prestasi terbaik," papar Gita Danu Pranata, MM sebelum melepas kafilah DIY dengan rombongan sebanyak 620 orang.

 

Ketua PWM DIY mohon doa restu masyarakat DIY, khususnya warga Muhammadiyah, agar kafilah DIY diberi kelancaran dalam perjalanan. "Juga mampu menunaikan tugas dengan maksimal," kata Gita, didampingi Farid Setiawan (Sekretaris Majelis Dikdasmen PWM DIY). (Affan)

 

Berita Terkait