Tue,21 November 2017


DIHUKUM SETAHUN, DANDAN TERIMA VONIS DENGAN BERTASBIH

Indofakta 2017-10-23 16:33:24 Hukum / Kriminal
DIHUKUM SETAHUN, DANDAN TERIMA VONIS DENGAN BERTASBIH

BANDUNG -- Pengadilan Tipikor Bandung menghukum DR Dandan Riza Wardana, MSi selama 1 (satu) tahun dipotong selama masa dalam tahanan serta membayar denda sebesar Rp50 juta subsider 1 bulan kurungan.  Terdakwa telah terbukti secara meyakinkan melanggar Pasal 11 UURI No. 31 Tahun 1999 jo. UURI No. 20 Tahun 2001 Tentang Tipikor. Atas Putusan tersebut, Dandan terlihat memegang tasbih.

 

Menurut Dr. H. Efran Helmi Juni SH.,MHum, Mantan Kepala DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kota Bandung itu, pada persidangan ada bukti uang tunai sebesar Rp63.900
000,- diserahkan kepada negara. Keberadaan uang tersebut bukan untuk kepentingan pribadi Dandan namun untuk kepentingan sosial kemasyarakatan sehingga tidak memenuhi unsur gratifikasi. Itu terbukti bahwa tidak ada yang mengalir ke rekening Dandan dan tidak terbukti  ada dana yang dinikmati olehnya. 

 

Sebagaimana dalam pemberitaan di media massa adanya uang tunai selain sebesar Rp68.900.000, uang tunai US$ 24.810, uang tunai 120 Poundsterling dan buku tabungan Bank Mega dengan saldo Rp100.105.069 sudah terbukti murni milik Dandan dan keluarganya sehingga Pengadilan Tipikor mengembalikan kepada Dandan.  

 

Dandan menyadari bahwa perjalanan hidupnya selama meniti karir di pemerintahan Kota Bandung penuh liku, bahkan harus menghadapi masalah hukum yang pelik sehingga menyulitkan dirinya dan keluarga. Setelah proses hukum selesai, Dandan memilih menenangkan diri terlebih dahulu bersama keluarga dan menekuni agama.

 

"Saya selalu pegang amanah dalam setiap pekerjaan hingga meraih prestasi. Saatnya saya mewujudkan amanah keluarga untuk melanjutkan pembangunan pondok pesantren, sebagai bagian dari wujud rasa syukur saya atas nikmat dan cobaan yang diberikan oleh Allah Swt, " jelas Dandan yang pernah membawa DPMPTSP Kota Bandung mendapat penghargaan dari Kementrian PAN-RB, sebagai Role Model penyelenggaraan pelayanan publik Kategori A untuk kinerja tahun 2016. 

 

Pengabdian kepada masyarakat banyak wujud dan bentuknya. Pada prinsipnya pengabdian kepada masyarakat perlu dilakukan dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan, kata Dandan saat ditanya apakah masih tertarik kembali ke pemerintahan. Prestasi lain yang diraih oleh putra mantan Walikota Bandung H. Ateng Wahyudi itu adalah meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari jumlah Rp31.301.966.107,- di tahun 2015 menjadi Rp53.927.406.864,-

 

Masih menurut Dandan yang disampaikan oleh Dr. Efran Helmi Juni, SH.,MHum, Dr. Rahmatin Artita, SH.,MH dan Bahyuni Zaili, SH.,MH selalu Tim Advokasi Dr. H. Dadan Riza Wardana, Drs.,MSi, Kota Bandung sebagai kota Kreatif maka masyarakatnya perlu mendapat fasilitas kemudahan dalam berinovasi di dunia usaha. Pintu untuk itu adalah dengan memberi kemudahan para pengusaha untuk mendapatkan izin usaha. Dandan tercatat memiliki prestasi gemilang saat menjadi Ketua BPPT yang kemudian berubah menjadi DPMPTSP yakni mempercepat proses perizinan yang semula membutuhkan waktu 24 hari pada tahun 2015 menjadi 7 hari pada tahun 2016. (Y CHS).

Berita Terkait