Tue,21 November 2017


Inspirasi Kamada Membangun Sinergitas Alumni UAD Yogyakarta

Indofakta 2017-10-22 10:26:50 Edukasi
Inspirasi Kamada Membangun Sinergitas Alumni UAD Yogyakarta

YOGYAKARTA -- Bertempat di aula Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Kampus 4 Jl Ring Road Selatan, Tamanan, Banguntapan, Bantul, berlangsung pertemuan alumni Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Sabtu (21/10).

 

Kegiatan "Inspirasi Kamada" dengan tema aktualisasi dan peran alumni dalam politik kebangsaan dengan moderator Mufti Hakim, SH, MH, menampilkan pembicara Nasrul Khairi, S.Far, Apt (anggota DPRD Kota Yogyaarta), H Deden Nurul Hidayat, ST, MM (Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya), Masrur Auf Ja'far, SH, MKn (anggota DPRD Provinsi Kalsel) dan Mohammad Saleh Tjan, SPd (Wakil Ketua Lembaga Ombudsman DIY).

 

Ketua Keluarga Alumni Universitas Ahmad Dahlan (Kamada), Purnomo, ST, menjelaskan, momentum Milad UAD ke-57 alumni UAD ikut gembira dan bangga karena bisa membangun sinergitas alumni yang berkecimpung di berbagai bidang. "Pertemuan ini bisa menginspirasi kami kembali ketika dulu berjuang sewaktu jadi mahasiswa," kata Purnomo.

 

Di depan perwakilan mahasiswa UAD dan alumni, di antaranya ada yang jadi dosen UAD, Rektor UAD, Dr Kasiyarno, M.Hum, mengatakan, kegiatan tahunan ini perlu dilestarikan dengan diskusi berbagai permasalahan dan dishare di pemerintahan. 

 

"Sebagai pemikir dan intelektual jangan sampai jadi politik transaksional atau memperkaya diri serta menggunakan cara-cara tidak bermoral," kata Kasiyarno yang prihatin dengan politik di Indonesia yang tidak berkarakter.

 

Menurut Kasiyarno, politik seharusnya dibangun atas gagasan-gagasan yang kuat dan membawa masyarakat yang maju dan mensejahterakan.

 

Rektor UAD Yogyakarta, yang didampingi Dr H Muchlas, MT (WR I), Drs Safar Nashir, MSi (WR II), Dr Abdul Fadhil, MT (WR III) dan Prof Dr Sarbiran (WR IV), sangat gembira dengan tema aktual yang disampaikan Kamada. 

 

"Politik yang menjunjung moral, politik yang diharapkan semua orang," tandas Kasiyarno yang berharap aset UAD di bidang alumni harus terus diidentifikasi agar bisa memberi informasi dan pencerahan bagi semuanya.

 

Selain itu, Kasiyarno berharap untuk menghidupkan Kamada di daerah-daerah. "Alumni ribuan yang potensial perlu diberdayakan dan digarap serta dibentuk jaringan kerjasama dengan UAD," papar Kasiyarno yang menambahkan di Lampung, Makassar dan Lombok sudah merespon.

 

Bagi Saleh Tjan, Kamada sebagai wadah alumni UAD yang berjumlah 35 ribu anggota, diharapkan bisa membangun jaringan alumni di seluruh wilayah Indonesia. "Sehingga dapat membangun komunikasi dalam memberikan kontribusi positif dalam pembangunan politik bangsa dengan mengedepankan nilai-nilai dasar Muhammadiyah sebagai pergerakan dakwah amar makruf nahi munkar," papar Saleh Tjan. 

 

Sebagai alumni UAD dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah, menurut Saleh Tjan, dalam aktualisasi perannya di samping mendasar pada nilai-nilai Muhammadiyah, juga perlu menjadikan tokoh-tokoh Muhammadiyah seperti KH Ahmad Dahlan, Ki Bagus Hadikusumo, KHAR Fahrudin, sebagai inspirasi. "Terutama keberadaan alumni pada lembaga-lembaga publik," kata Saleh Tjan. (affan)

 

Berita Terkait