Tue,21 November 2017


Kapuspenkum Kejagung Hadiri Pembukaan Diklat Kehumasan di Badiklat

Indofakta 2017-10-04 14:41:39 Serba Serbi
Kapuspenkum Kejagung Hadiri Pembukaan Diklat Kehumasan di Badiklat
JAKARTA  -- Kepala Pusat Penerangan Hukum ( Kapuspenkum ) Kejaksaan Agung M.Rum hadiri uapacara pembukaan Diklat Kehumasan Angkatan II dan Diklat Mineral dan Batubara di Aula Badan Diklat Kejaksaan yang terletak di Jalan Harsono RM,Ragunan,Jakarta-Selatan,Rabu ( 3/10/17 )
 

Plt.Kepala Badan Diklat Kejaksaan Muhammad Yusni selaku inspektur Upacara Pembukaan secara resmi membuka dua Diklat itu dengan menyematkan tanda pangkat peserta Diklat kepada dua perwakilan.

 

M.Yusni dalam sambutannya mengatakan,di era globalisasi dan transpransi informasi dewasa ini menuntut lembaga-lembaga pemerintah untuk berbenah diri dan merubah paradigma khususnya dalam hal keterbukaan informasi kepada masyarakat dan pemanfaatan media baik media cetak maupun media elektronik serta media telekomunikasi lainnya.

 

Yusni menambahkan,peranan masyarakat baik yang secara langsung maupun tidak langsung seperti melalui lembaga swadaya masyarakat ( LSM ) dan Pers ( Wartawan ) untuk memantau kinerja lembaga Negara dan atau pemerintah menuntut Humas harus dapat meyampaikan dan menindaklanjuti segala situasi.

 

“ Fungsinya sebagai corong instansi dalam membentuk pencintraan positif kepada public,sehingga tuntutan masyarakat akan profesionalisme aparat penegak hukum dalam melaksanakan tugasnya semakin meningkat,” kata Yusni dalam sambutan tertulisnya.

 

Di ketahui hedline media cetak maupun elektronik pada akhir-akhir ini banyak mengangkat isu masalah ijin pertambangan baik itu emas,batu bara,nikel,biji besi dan variannya.

 

Di beberapa daerah ijin pertambangan dan penambangannya telah banyak menimbulkan masalah-masalah hukum.

 

Untuk menyikapi hal itu Plt.Kaban Diklat berharap para Jaksa yang telah di tunjuk mengikuti pendidikan Mineral dan Batubara harus mampu membuat analisa hukum yang komprehensif.

 

“ Karena tidak mustahil dalam perkara mineral dan batubara ada pula tindak pidana lain yang menjadi kewenangannya Kejaksaan untuk menyidiknya,” imbuhnya.

 

Dua jenis Diklat yang beralangsung selama dua pekan ini di ikuti oleh para Kepala Kejaksaan Negeri,Kordinator,para Kepala Seksi ( Kasi ) dan jaksa fungsional,mengingat dunia hukum  suatu dunia yang tidak kedap dari perilaku perilaku social lingkunganya,maka setiap penyimpangan yang terjadi dalam penegakan hukum eksesnya akan menjadi pemberitaan utama.( Muzer)

 

Berita Terkait